Berita

Kunjungan Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi (kiri) bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Singapura, pada 13 September 2021/Net

Dunia

Booming Saat Pandemi, Teknologi Digital jadi Sasaran Wang Yi untuk Ajak Singapura Berkolaborasi

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 12:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selesai mengunjungi Kamboja, Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China melanjutkan lawatannya ke Singapura pada Senin (13/9) waktu setempat.

Sejumlah topik dibahas dalam pertemuan Wang Yi dengan Wakil Perdana Menteri Singapura Heng Swee Keat, termasuk pandemi Covid-19 hingga janji untuk saling meningkatkan kerja sama ekonomi digital.

"China bersedia bekerja sama dengan Singapura untuk memainkan sepenuhnya Dewan Bersama untuk Kerja Sama Bilateral (JCBC), mekanisme kerja sama tingkat tertinggi dan paling berpengaruh antara kedua negara, untuk mendorong kerja sama bilateral ke tingkat yang baru," kata Wang, seperti dikutip dari CGTN, Selasa (14/9).


Mengenai pandemi Covid-19, Wang mengatakan China bersedia bergandengan tangan dengan Singapura untuk bekerja pada penelitian dan pengembangan obat-obatan dan penelitian virus, dan bersama-sama menentang adanya 'penguasaan' vaksin.

Beralih ke kerja sama ekonomi digital yang booming selama pandemi, Wang mengatakan bahwa China siap bekerja sama dengan Singapura untuk memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan proyek kerja sama bilateral, dan memperluas kerja sama di bidang termasuk ekonomi hijau, sehingga pemulihan ekonomi kedua negara dan kawasan bisa tercapai.

Heng, pada bagiannya, mengatakan mempertahankan kontak tingkat tinggi di tengah pandemi sangat penting dalam memperkuat kerja sama bilateral antara Singapura dan China, sambil memuji negara itu atas kerja sama vaksinnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya