Berita

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net

Dunia

Pertimbangkan Masa Depan Afghanistan, AS Evaluasi Hubungan dengan Pakistan

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 10:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) akan mengevaluasi hubungannya dengan Pakistan untuk merumuskan peran apa yang akan diambil Washington di masa depan Afghanistan.

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam audiensi publik di Kongres mengenai Afghanistan pada Senin (13/9). Itu merupakan yang pertama sejak Afghanistan jatuh ke tangan Taliban pada pertengahan Agustus lalu.

Kepada Komite Urusan Luar Negeri DPR, Blinken mengatakan Pakistan memiliki beberapa kepentingan yang bertentangan dengan AS.


"(Pakistan) adalah salah satu yang terlibat menyembunyikan anggota Taliban, adalah salah satu yang punya perbedaan poin kerjasama dengan kami dalam kontraterorisme," kata Blinken, seperti dikutip Reuters.

Ia mengatakan, evaluasi akan dilakukan selama beberapa hari atau pekan ke depan.

"Peran yang telah dimainkan Pakistan selama 20 tahun terakhir, tetapi juga peran yang ingin kita lihat dimainkan di tahun-tahun mendatang dan apa yang diperlukan untuk melakukan itu," jelasnya.

Penarikan pasukan AS dari Afghanistan telah memicu proses evakuasi besar-besaran, yang kemudian diselingi bom bunuh diri yang menewaskan 13 tentara AS dan sejumlah warga Afghanistan.

Pakistan yang memiliki hubungan yang dalam dengan Taliban dituduh mendukung kelompok itu, tetapi dibantah Islamabad.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya