Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Net

Politik

Komisi IX Minta 3 Ribu Orang Positif Covid-19 yang Masih Berkeliaran Ditelusuri

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 09:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kasus konfirmasi positif Covid-19 yang secara perlahan dilaporkan melandai bukan berarti masyarakat bisa abai pada penerapan protokol kesehatan.

Apalagi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa aplikasi PeduliLindungi telah mendeteksi ada masyarakat yang berkeliaran meski dalam keadaan positif Covid-19.

Tercatat ada 3.830 orang yang terdeteksi positif Covid-19 masih berkeliaran di ruang publik.


Bagi anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo, fakta yang disampaikan Menkes Budi adalah hal memprihatinkan di tengah momentum penurunan kasus positif.

"Ini sangat memprihatinkan dan merisaukan terhadap fakta temuan adanya 3 ribu orang yang tertangkap sistem orang yang positif berkeliaran di mal," ujar Rahmad Handoyo kepada wartawan, Selasa (14/9).

Rahmad berharap ada penelusuran atau tracing pada aktivitas orang positif Covid-19 yang masih nekad berkeliaran di ruang publik.

"Fakta ini harus ditelusuri, didalami, dan ada kontrol yang lebih terhadap sistem yang saat ini berjalan," tekannya.

Dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI, Senin kemarin (13/9), Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melaporkan perkembangan masif dari implementasi aplikasi PeduliLindungi.

Budi menyebutkan, sudah ada 29 juta yang terdaftar di aplikasi tersebut. Hanya saja, dia dikejutkan di antara itu ada 3.830 orang yang terdeteksi positif Covid-19 masih berkeliaran di ruang publik.

"Kita bisa lihat surprisingly tetep aja ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam, hitam itu artinya positif Covid-19 tapi masih jalan-jalan," kata Budi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya