Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Bahas Keamanan dan Perdagangan, Menlu China Wang Yi Kunjungi Kamboja

MINGGU, 12 SEPTEMBER 2021 | 14:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah mengunjungi Vietnam, Menteri Luar Negeri China Wang Yi melanjutkan perjalanannya ke Kamboja. Kunjungan ditujukan untuk membahas isu perdagangan hingga keamanan.

Kunjungan Wang ke Kamboja dimulai pada Minggu (12/9), hingga Senin (13/9). Ia dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Hun Sen, seperti dimuat The Independent.

China merupakan investor terbesar di Kamboja dan mitra politik terdekatnya.


Dukungan Beijing memungkinkan Kamboja untuk mengabaikan kekhawatiran Barat tentang catatan buruknya dalam hak asasi manusia dan politik.

Kamboja sendiri umumnya mendukung posisi geopolitik Beijing pada isu-isu seperti klaim teritorialnya di Laut Cina Selatan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Amerika Serikat telah menyatakan keprihatinan tentang hubungan China dan Kamboja, serta mendesak para pemimpin Kamboja untuk mempertahankan kebijakan luar negeri yang independen dan seimbang yang akan menjadi kepentingan terbaik rakyatnya.

Kekhawatiran AS difokuskan pada pembangunan fasilitas baru China di Pangkalan Angkatan Laut Ream di Kamboja dan potensi militernya untuk memiliki hak pangkalan di masa depan di sana.

Ream menghadap Teluk Thailand yang terletak berdekatan dengan Laut Cina Selatan, dan memegang hak pangkalan di Kamboja akan memperluas profil militer strategis Beijing secara signifikan.

Wang Yi mengakhiri kunjungan ke negara tetangga Vietnam pada Sabtu (11/9). Selama di Vietnam, Wang mengatakan China berencana untuk menyumbangkan 3 juta dosis vaksin Covid-19.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya