Berita

Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas/Net

Politik

PKB Munculkan Nama Hasbiallah Ilyas untuk Pilkada DKI 2024

MINGGU, 12 SEPTEMBER 2021 | 11:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seluruh kader PKB DKI Jakarta diminta untuk menjaga soliditas jelang pemilihan umum 2024 mendatang. Permintaan disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan DPP PKB Jazilul Fawaid dalam Coaching Clinic Pencalegan Dini (CCPD) di Kantor DPW PKB Jakarta secara virtual, Minggu (12/8).

Tujuannya, untuk memompa semangat dan optimisme jajaran DPW PKB DKI Jakarta untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang.

"Mari kita kerahkan semua potensi, otot, otak dan logistik kita untuk raih kemenangan PKB di Jakarta 2024 mendatang,” ujarnya.


Gus Jazil menargetkan agar PKB DKI bisa meraih kemenangan legislatif sekaligus eksekutif. Dia ingin PKB bisa mengantarkan kader untuk maju di Pilkada 2024.

"Kemenangan dua sisi harus diraih. PKB Jakarta jangan lagi jadi pendorong, tapi harus mampu mengantarkan kader internal maju dan menang pada Pilkada di Jakarta,” katanya.

Pihaknya menambahkan untuk wilayah DKI Jakarta, Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas memiliki potensi untuk  menjadi kepala daerah.

“PKB Jakarta punya Pak Hasbi, kita doakan Pak Hasbi dilantik jadi kepala daerah,” ungkapnya.

Dia berharap target 10 kursi DPRD DKI dan 3 kursi DPR RI di Jakarta pada Pemilu 2024 mendatang dapat tercapai. Target ini, sambungnya, juga akan membuktikan bahwa PKB Jakarta mampu bersaing.

Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas mengaku telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pencalegan di pemilu sebelumnya.

“Banyak kesalahan strategi yang harus kita akui di pemilu sebelumnya. Ke depan jangan lagi kita ulang. PKB Jakarta harus lebih baik,” katanya.

Pihaknya akan melakukan proses pencalegan secara terbuka dengan memberikan peluang bagi para bakal calon legislator potensial untuk mendaftar di PKB.

“Tidak hanya kalangan internal, tapi kita buka untuk kalangan eksternal yang ingin bersama membesarkan PKB,” tandas Hasbi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya