Berita

Dutabesar RI untuk Kuwait Lena Maryana Mukti/Net

Politik

Demokrasi akan Mengalami Defisit Jika Tidak Ikut Sertakan Perempuan

SABTU, 11 SEPTEMBER 2021 | 23:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keterlibatan perempuan pada program pembangunan di Indonesia masih jauh dari kata ideal. Padahal, peran perempuan pada lembaga pembuat kebijakan hari ini, sebetulnya punya peluang.

Begitu pandangan dari Dutabesar RI untuk Kuwait Lena Maryana Mukti dalam Forum Indonesia Emas Spesial Songsong 55 Tahun Kohati dengan tajuk “Perempuan-perempuan Tangguh untuk Indonesia Tumbuh” yang digelar Sabtu malam (11/9).

Menurut politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, demokrasi yang dianut Indonesia akan mengalami defisit andai tidak melibatkan peran perempuan.


“Demokrasi yang Indonesia sekarang jalankan bila tidak mengikut sertakan perempuan, itu demokrasinya akan mengalami defisit,” katanya.

Menurutnya, dalam negeri demokrasi ada prinsip yang harus dianut bersama, yaitu no one left behind atau tidak boleh ada seorangpun ditinggalkan.

Dalam proses pembangunan negeri, sambungnya, prinsip ini harus menjadi kebijakan yang dipegang teguh oleh pemerintah.

Turut hadir sebagai pembicara dalam acara ini, Hanifah Husen selaku wanita pengusaha sekaligus Koordinator Presidium Forhati Nasional dan Anita Aryani yang merupakan Ketua DPP Gerindra.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya