Berita

Ketua Umum Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah (IKALUIN) Ace Hasan Syadzily/Repro

Politik

Ace Hasan: Kebijakan Taliban Belum Menggembirakan Kaum Perempuan

SABTU, 11 SEPTEMBER 2021 | 11:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Taliban memang sudah memulai sejumalah aktivitas publik seperti fasilitas pendidikan. Tetapi hal tersebut belum bisa bisa disebut menggembirakan dari kebijakan Taliban sejak menguasi Kabul.

Ketua Umum Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah (IKALUIN) Ace Hasan Syadzily mengatakan, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah segresi atau pemisahaan diantara laki-laki dan perempuan.

"Sekolah memang sudah dibuka, tetapi ada segresi diantara laki-laki dan perempuan," ujar Ace dalam seminar daring bertema 'Taliban, Radikalisme Global dan Masa Depan HAM Perempuan Indonesia' pada Sabtu (11/9).


Bukan hanya di fasilitas pendidikan, kata Ace, kesetaraan di antara laki-laki dan perempuan yang diharapkan terjadi di Afghanistan, nyatanya juga tidak terjadi pada kepala daerah di negara itu.

"Kepala daerah perempuan di Afghanistan juga mengalami perlakuan yang tidak sesuai dengan semangat kesetaraan," katanya.

Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini, kebijakan-kebijakan Taliban sejak mengusasai Kabul, belum bisa disebut menggembirakan. Setidaknya, jika melihat bagaimana perempuan mendapatkan haknya.

"Tanda-tanda tersebut tentu memberikan satu sinyal kepada kita semua, Afghanistan sampai saat ini di bawah kekuasaan Taliban belum ada tanda-tanda menggembirakan terutama bagi hak-hak perempuan," pungkasnya.

Hadir sebagai pembicara dalam acara itu mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra, wartawan senior Teguh Santosa, dan akademisi Siti Ruhaini Dzuhayatin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya