Berita

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan Aziz/Net

Politik

Viryan Aziz: KPU Sudah Punya Rencana Jika Pemilu 2024 Digelar Di Masa Pandemi

JUMAT, 10 SEPTEMBER 2021 | 01:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gelaran Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024 diperkirakan masih berlangsung dalam suasana pandemi Covid-19. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sepakat akan hal itu.

Komisioner KPU RI Viryan Aziz mengatakan, pihaknya tidak bisa memungkiri adanya keperluan tambahan di dalam perencanaan pelaksanaan tahun politik 2024 mendatang.

Ia menyatakan KPU tengah menyiapkan langkah mitigasi yang matang untuk persiapan gelaran Pemilu Serentak 2024. Terutama, soal potensi pandemi Covid-19 tetap terjadi saat Pemilu Serentak digelar.


Viryan Aziz membahas hal tersebut dalam webinar bertajuk "Kesiapan Serta Antisipasi Penyelenggara Pada Pemilu dan Pilkada 2024, Skenario Pandemi Covid-19” pada Kamis (9/9).

"Bagaimana kalau (pandemi) masih berlangsung (saat Pemilu digelar)? Saya setuju diskusi untuk mengingatkan kita agar tetap waspada," ujar Viryan.

Mantan Anggota KPU Kalimantan Barat ini mengatakan, jika mencotoh pada kejadian Flu Spanyol pada tanun 1918, pandemi ini berlangsung selama tiga tahun.

"Melihat siklus pandemi Flu Spanyol waktu awal abad 20, kurang lebih dua tiga tahun, sesungguhnya Covid-19 ini kan sejak 2019, mudah-mudahan tahun ini selesai atau awal tahun depan," terangnya.

Kalaupun pandemi masih terjadi sampai tahun 2024, lanjut mantan Anggota Tim Pemeriksa Daerah (TDP) DKPP Kalbar ini, KPU RI sudah punya rencana dan pengalaman. Yakni, metode pelaksaan Pilkada Serentak 2020 yang juga digelar saat pandemi akan kembali diterapkan pada Pemilu Serentak 2024.

"Salah satunya membuat opsi kalau pandemi tetap terjadi, secara ringkas  adalah apa yang sudah berhasil diterapkan pada pemilihan serentak 2020 itu akan kami terapkan kembali, kira-kira seperti itu," pungkasnya.

Hadir pembicara pada acara ini Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim, Direktur Politik Dalam Negeri Kemendagri Syarmadani, anggota Bawaslu Afifuddin dan Ketua Komite Independen Pemantau Pemiku Kota Bekasi Rofiudin.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya