Berita

Mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengakui bahwa dirinya berutang penjelasan pada warga negaranya terkait dirinya yang melarikan diri ke luar negeri sesaat setelah kelompok militan Taliban menguasai ibukota Kabul/Net

Dunia

Kabur Ke UEA, Ashraf Ghani: Saya Berutang Penjelasan Pada Warga Afghanistan

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 21:58 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengakui bahwa dirinya berutang penjelasan pada warga negaranya terkait dirinya yang melarikan diri ke luar negeri sesaat setelah kelompok militan Taliban menguasai ibukota Kabul pada tanggal 15 Agustus lalu.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu (8/9), Ghani mengaku bahwa dia terpaksa mengambil keputusan sulit tersebut karena desakan pihak keamanan.

"Saya meninggalkan Afghanistan setelah didesak pihak keamanan istana yang menyarankan saya bahwa jika saya tetap bertahan, maka akan risiko memulai hal-hal mengerikan, pertempuran di jalanan sebagaimana yang pernah dialami kota pada Perang Sipil tahun 1990an," jelas Ghani.


"Meninggalkan Kabul adalah keputusan paling sulit dalam hidup saya, tetapi saya percaya bahwa itu adalah satu-satunya cara untuk menjaga agar pistol tetap hening dan menyelamatkan Kabul serta enam juta penduduknya," sambungnya.

Ghani menyampaikan bahwa dirinya telah mengabdikan diri untuk Afghanistan sejak 20 tahun terakhir. Sehingga tidak pernah terlintas di pikirannya untuk meninggalkan warga Afghanistan.

"Saya sudah setia selama 20 tahun terakhir di hidup saya untuk membantu warga Afghanistan bekerja membangun negara yang demokratis, sejahtera dan berdaulat," kata Ghani.

"Tidak pernah ada niatan saya untuk mengabaikan warga Afghanistan atau visi tersebut," tekannya.

Ghani sempat diisukan melarikan diri ke Tajikistsn, namun belakangan dia diketahui berada di Uni Emirat Arab (UEA).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya