Berita

Ketua Bidang Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/Repro

Politik

Pujian Demokrat untuk Airlangga Hartarto yang Bisa Menahan Diri Bahas Elektoral

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 18:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Demokrat tidak ragu memuji Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang tidak terlibat ambisius meskipun digadang-gadang menjadi salah satu figur yang pantas diusung dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Pujian kepada Ketua Umum Partai Golkar itu disampaikan Ketua Bidang Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam webinar "Evaluasi Publik Terhadap Penanganan Pandemi dan Peta Elektoral 2024" pada Rabu siang (8/9).

"Kami tentu sampaikan apresiasi kepada teman-teman Golkar, kepada Pak Airlangga, kami sampai sekarang belum menemukan statemen kontroversial dari Pak Airlangga," ujar Airlangga.


Dikatakan Herzaky, figur Airlangga dengan kekuatan besar Partai Golkar fwlatif pasif dan bisa menahan diri dari pembahasan elektoral.

Menurutnya, hal ini mencerminkan bagaimana Airlangga fokus pada penanganan pandemi Covid-19 sebagai tanggungjawabnya di kabinet.

"Beliau saat ini kami melihat bisa menahan diri, kapan harus berbicara kapan mesti tidak berbicara, dan lebih memperlihatkan cara beliau menuntaskan tanggungjawabnya, ini kan harus kita apresiasi," terangnya.

Herzaky berharap, cara Airlangga bisa menjadi contoh bagi pejabat lainnya. Yakni, tidak silau dengan pembahasan elektoral dan lupa pada tugas utamanya.

"Harapan kami tentu semua pejabat di bawah Presiden Joko Widodo bisa sama-sama menahan diri, jangan sibuk menyalahkan rakyat atau masyarakat," pungkasnya.

Hadir dalam diskusi itu Direktur Eksekutif ASI Ali Rif'an dan Ketua DPP Partai Golkar Sarmudji.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya