Berita

Prabowo dan Sandiaga Uno jadi menteri paling diinginkan untuk jadi Presiden 2024/Repro

Politik

Duo Gerindra Pembantu Jokowi Paling Dijagokan Masyarakat Jadi Presiden 2024

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 16:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Duo kader Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudsin Uno menjadi yang paling dijagokan publik untuk bertarung di Pilpres 2024 diantara menteri menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra duduk sebagai Menteri Pertahanan dan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

"Dari nama-nama di kabinet Prabowo Subianto dipilih 15,7 persen responden dan Sandiaga Uno 10,5 persen," ujar Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an dalam webinar "Evaluasi Publik Terhadap Penanganan Pandemi dan Peta Elektoral 2024" pada Rabu siang (8/9).


Di bawah dua nama itu ada Menteri Sosial Tri Rismaharini (7,1 persen), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (6,8 persen), Menteri Keuangan Sri Mulyani (6,3 Persen).

Berikutnya Menteri BUMN Erick Thohir (4,4 persen), Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (3,8 persen), Menko Polhukam Mahfud MD (2,5 persen), Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (2,2 persen).

Di bawah perolehan satu persen ada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (1,0 persen), Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (0,6 persen) dan Menteri Pertanian (0,1 persen).

"Sementara masih ada 38,7 persen responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab," pungkasnya.

Survei dilakukan pada medio 26 Agustu sampai 3 September 2021 dengan melibatkan 1.200 responden. Penarikan data pada responden menggunakan kuisioner via telepon.

Adapun metode yang dipakai adalah multistage random sampling dengan toleransi kesalahan plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya