Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurahman Suhaimi/Net

Politik

Tak Mau Dianggap Malas, Laporan Kekayaan DPRD DKI Rendah karena Alasan Teknis

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 21:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

DPRD DKI Jakarta angkat bicara terkait dengan data kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dianggap masih rendah.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurahman Suhaimi mengklaim, rendahnya kepatuhan LHKPN yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena masalah teknis, bukan karena alasan malas lapor.

"Kalau dibilang malas, mudah-mudahan enggak ya. Tapi memang ada kendala teknologi yang kerap kami alami," kata Suhaimi kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (7/9).


Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengklaim tidak semua anggota dewan melek teknologi. Sehingga mereka harus dibantu staf ahli dalam mengisi laporan.

Kendala teknis itu juga sempat dialaminya pada tahun 2020 lalu. Bahkan saat itu ia harus datang ke kantor KPK untuk melengkapi LHKPN.

"Kesungguhan kami sampai begitu. Jadi kalau (dianggap) malas, saya kira enggak ya," pungkasnya.

Selain DKI Jakarta, terdapat 5 Provinsi lainnya yang dianggap lambat melaporkan LHKPN. DPRD Provinsi yang dimaksud adalah Papua Barat baru 53 persen, Aceh baru 53 persen, Kalimantan Barat baru 58 persen, Sulawesi Tengah baru 60 persen, dan DPRD Provinsi Papua sebesar 75 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya