Berita

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Secara Kapasitas yang Pantas Gantikan Megawati Bukan Puan atau Jokowi, tapi Hasto

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 12:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Regenerasi kepemimpinan di PDI Perjuangan ramai diperbincangkan publik. Nama-nama calon pengganti Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDIP mulai dimunculkan.

Di antara nama-nama yang terkuat adalah Presiden Joko Widodo dan dua anak Megawati, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.

Dalam melihat dinamika yang muncul terkait pengganti Megawati, pengamat politik Dedi Kurnia Syah mengurai dua kriteria calon pemimpin PDIP. Pertama berdasarkan kapasitas dan kedua berdasarkan relasi bioligis dengan Megawati.


Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion ini menjelaskan bahwa kriteria kapasitas yang dimaksud adalah calon pengganti merupakan orang yang paling paham dengan kondisi banteng moncong putih. Dengan pemahaman yang dimiliki itu, calon tersebut bisa membawa PDIP tetap di tangga teratas gelaran pemilu.

"Jika kapasitas yang menjadi rujukan, Sekjen (Hasto) mungkin pilihan menonjol. Ini mengingat sejauh ini dia adalah orang paling banyak mengetahui isi PDIP dan terbukti PDIP memenangi pemilu. Meskipun hasil kerja kolektif, tetapi sekjen punya andil besar,” jelasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa siang (7/9).

Sementara untuk kriteria biologis, nama Puan dan Prananda jadi kandidat utamanya. Hanya saja, Dedi menggarisbawahi bahwa Puan masih terlalu dini menggantikan ibunya sebagai ketua umum partai. Dedi melihat Prananda yang justru paling pas menggantikan Megawati.

"Prananda, punya kapasitas, ini dilihat dari keterlibatannya di belakang panggung,” tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya