Berita

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) wilayah Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan/RMOL

Politik

Peringatan Luhut kepada Pelanggar Prokes: Pemerintah Ambil Langkah Tegas Jika Upaya Persuasif Diabaikan!

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 00:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tiga strategi pengendalian Covid-19 merupakan kunci utama dalam masa transisi kehidupan new normal, yang diharap dapat mengubah kondisi pandemi menjadi endemi.

Begitu yang disampaikan Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) wilayah Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam jumpa pers virtual bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wamenkes Dante Saksono Harbuwono, Senin malam (6/9).

Luhut mengurai tiga strategi tersebut, yakni antara lain peningkatan coverage vaksinasi yang cepat untuk seluruh masyarakat Indonesia, 3T (testing, tracing, treatment) yang baik, dan kepatuhan prokes 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) yang tinggi.


"Sistem Peduli Lindungi yang kita gunakan saat ini akan menjadi integrator utama dari tiga strategi tersebut, sehingga bisa meminimalkan penularan Covid-19 ketika kita membuka kembali aktivitas masyarakat," kata Luhut.

Dengan penerapan tiga strategi secara ketat tersebut, kata Luhut, penurunan angka positif Covid-19 akan bisa dilakukan dengan baik.

Oleh karena itu, dia memastikan pemerintah tak akan bosan mengingatkan seluruh komponen masyarakat agar mematuhi protokol Kesehatan, dan juga penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sesuai dengan instruksi dari pemerintah.

Luhut mengatakan, dalam satu minggu terakhir pemerintah menemukan banyak pelanggaran seperti yang muncul di media. Karena itu, satu langkah perbaikan akan dilakukan guna mendiplinkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang dibuat.

"Pemerintah akan mengambil langkah persuasif dalam penegakan aturan-aturan ini sebelum mengambil langkah tegas jika upaya-upaya persuasif diabaikan," tegasnya menutup.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya