Berita

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban/Net

Kesehatan

Kondisi Pandemi RI Turun ke Peringkat 13 Dunia, tapi Kerumunan di Holywings Buat Prof. Beri Mengerutkan Dahi

SENIN, 06 SEPTEMBER 2021 | 23:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus Covid-19 di dunia masih naik hingga Senin (6/9) sebanyak 263.350 orang terinfeksi dari total 223 negara yang terpapar.

Namun, beberapa di antaranya sudah menunjukkan perbaikan kondisi pandemi, baik dari sisi penurunan kasus positif dan angka kematian Covid-19, yang tak terkecuali di dalamnya terjadi di Indonesia.

Seperti dilansir laman Worldometers, hingga malam ini Indonesia memiliki total kasus positif Covid-19 sebanyak 4.133.433, yang sudah diakumulasi dengan tambahan kasus baru sebanyak 4.413 orang.


Namun jika melihat kasus sembuhnya kini sudah 3.850.689 orang, setelah ditambah pasien yang dinyatakan sembuh pada hari ini sebanyak 13.049 orang. Sedangkan untuk angka kematian, totalnya sudah mencapai 136.473 orang, dan sudah terakumulasi dengan tambahan hari ini yang sebanyak 612 orang.

Dari data tersebut, Indonesia kini berada di peringkat ke-13 jika melihat total kasus positif yang tercatat sejak awal Maret 2020 hingga hari ini. Dan posisi ini jauh lebih baik ketimbang negara-negara lainnya seperti Itali, Iran, Turkey, Perancis, Inggris, Rusia, Brazil, India dan bahkan Amerika Serikat yang berada di posisi pertama.

Berkaitan dengan kabar baik ini, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban, juga menginformasikan penurunan tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate).

"Sejujurnya saya sedang senang ketika tahu BOR rumah sakit rujukan Covid-19 turun jadi 20 persen, dan Indonesia turun ke nomor 13 di Worldometers," ujar Zubairi Djoerban melalui akun Twitternya, Senin malam (6/9).

Akan tetapi, fenomena yang terjadi pada akhir pekan lalu, tepatnya pada Minggu dini hari (5/9), di sebuah kafe dibilangan Kemang, Jakarta Selatan, membuat Zubairi Djoerban kecewa.

Pasalnya, sosok yang kerap disapa Prof. Beri ini juga mengetahui kejadian tersebut lewat sebuah video viral di media sosial, yang di dalamnya memperlihatkan kerumunan anak-anak muda tengah berasik ria "nongkrong" hingga tengah malam, dan akhirnya dibubarkan paksa oleh pihak Kepolisian.

"Saya langsung mengerutkan dahi saat melihat video kerumunan seperti "konser" pra-Covid-19 di Holywings (kafe di Kemang). Pemandangan yang memilukan," demikian Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menyudahi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya