Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

PAN: Presiden 3 Periode Tidak Perlu Dipolemikkan, Sikap Jokowi Sudah Terang dan Terekam di Publik

SENIN, 06 SEPTEMBER 2021 | 11:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana masa jabatan presiden akan diperpanjang menjadi tiga periode tidak perlu lagi dipolemikkan. Sebab, Presiden Joko Widodo sudah tegas berulang kali menolak perpanjangan jabatan tersebut.

Jurubicara Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengatakan, sikap Presiden Jokowi sudah terekam dan tersebar di masyarakat. Sehingga, tidak produktif jika terus diperdebatkan.

"Sikap presiden sudah jelas, terang, konstitusional, dan terekam oleh publik," tegas Viva kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin pagi (6/9).


Untuk sikap PAN, kata Viva, sudah bulat mendukung penuh sikap Presiden Jokowi yang tidak hanya menolak masa jabatan. Tetapi, juga menolak adanya amandemen UUD 1945 jika tujuannya memperpanjang jabatan presiden.

"PAN mendukung pernyataan sikap Presiden Jokowi yang telah diungkapkan beberapa tahun lalu, yang menolak amandemen UUD 1945 untuk masa jabatan presiden menjadi tiga periode," terangnya.

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais baru baru ini menyebut rencana amandemen UUD 1945 sudah dibahas sejak 2019 oleh tokoh-tokoh pendukung Presiden Joko Widodo.

Namun belakangan, isu penambahan masa jabatan presiden kembali memanas lantaran ada upaya test the water yang dituding dilakukan oleh oknum PDIP.

"Tiba-tiba isu ini turun seperti sudah agak senyap. Kemudian setelah itu diangkat lagi oleh teman-teman PDIP, terutama bukan PDIP resmi, pendukung bukan formal. Ada oknum-oknum mendapatkan tugas testing on the water,” kata Amien Rais.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya