Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Tanggapi Kapitra Ampera PDIP, PA 212: Habib Rizieq Tidak Punya Ambisi Presiden, tapi Punya Daya Gempur Dahsyat

MINGGU, 05 SEPTEMBER 2021 | 14:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun tidak ingin jadi Presiden maupun bikin partai politik, Habib Rizieq Shihab (HRS) dianggap memiliki daya gempur secara konstitusi yang dahsyat.

Begitu tanggapan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin menanggapi pernyataan politisi PDI Perjuangan, Kapitra Ampera yang mempertanyakan soal kekuatan politik Habib Rizieq.

"Kapitra seharusnya paham jas merah, juga jas hijau," ujar Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/9).

Karena kata Novel, turunnya Presiden Soekarno adalah kekuatan politik jalanan, begitu juga turunnya Presiden Soeharto.

"Dan ingat turunnya Soeharto cuma ratusan ribu mahasiswa, namun Soeharto sebagai negarawan sejati bisa mengundurkan diri dan itu terhormat," kata Novel.

Hal tersebut kata Novel, berbeda dengan Jokowi. Karena, Jokowi sudah didatangi masa aksi bela Islam dengan jutaan orang, akan tetapi tidak turun dari jabatannya.

"Bahkan malah melindungi penista agama serta mengkriminalisasi ulama, padahal zaman Soeharto dan Soekarno tidak ada yang tangkapi itu para pendemo," tegas Novel.

Habib Rizieq sendiri kata Novel, tidak memiliki ambisi untuk menjadi Presiden. Sehingga, Habib Rizieq tidak mau bikin partai.

"Namun daya gempur beliau secara konstitusi dahsyat seharusnya rezim ini malu dan tahu diri bahwa kekuasaannya sekarang adalah curang berdasarkan putusan MA dan bahkan TSM dengan korban nyawa petugas KPPS serta syahidnya umat Islam depan Bawaslu dan sekitarnya ketika itu," pungkas Novel.

Populer

Disuntik Vaksin Covid-19 Campuran Sinovac dan AstraZeneca, Seorang Pria Thailand Alami Pendarahan Otak Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:31

Jenderal Andika Perkasa Angkat Brigjen Junior Tumilaar Jadi Stafsus

Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:28

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:21

Kalah dengan Polri dan KPK, Jaksa Agung Instruksikan 11,4 Persen Jajarannya Segera Laporkan LHKPN

Kamis, 07 Oktober 2021 | 04:58

Dicopot dari Waka BSSN, Komjen Dharma Pongrekun Ditarik ke Mabes Polri

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 02:47

Bukan Amien Rais, Adhie Massardi Beberkan Bukti Megawati Aktor Penggulingan Presiden Gus Dur

Rabu, 06 Oktober 2021 | 16:38

Organisasi HAM Internasional Ikut Bela Haris Azhar dan Fatia yang Dipolisikan LBP

Jumat, 08 Oktober 2021 | 03:18

UPDATE

Berhasil Bekuk Satu Penyedia Layanan, AFPI Dukung Polri Tindak Tegas Pinjol Ilegal

Minggu, 17 Oktober 2021 | 01:19

Mulai Hari Ini Arab Saudi Izinkan Kapasitas Masjidil Haram Penuh, Aturan Jaga Jarak Dihapus

Minggu, 17 Oktober 2021 | 00:54

Iwel Sastra: Gaya Komunikasi Marah-marah Risma Cuma Tontonan Viral, Padahal yang Humanis Lebih Berwibawa

Minggu, 17 Oktober 2021 | 00:27

Perempuan Jenggala Gandeng Kodam Siliwangi Gelar Vakasinasi Di Banjaran Bandung

Minggu, 17 Oktober 2021 | 00:04

Take Down 1.856 Layanan Pinjol, Menkominfo: Tak Ada Kompromi untuk Mereka

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:46

KPK: Dodi Alex Noerdin Dapat Jatah Rp 2,6 Miliar dari dari 4 Proyek Pemkab Muba

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:28

Akibat Korsleting, Kebakaran Gudang Barang di Mangga Dua Berhasil Dipadamkan

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:12

Warganet: Yang Milik Rakyat Itu Hanyalah Utang dan Utang!

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:44

Susur Tanah Sunda Dilanjut, Kini Menyasar Ponpes hingga Korban Kebakaran

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:18

Tambahan Kematian Sehari 44 Orang, Kasus Aktif se Indonesia Masih 142.933 Pasien

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:06

Selengkapnya