Berita

Menaker Ida Fauziyah/Net

Dinamika

Kemnaker Komitmen Tingkatkan Kompetensi SDM di Tanah Papua

SABTU, 04 SEPTEMBER 2021 | 19:06 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk mendukung peningkatan kompetensi SDM di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Berbagai program telah disiapkan untuk mewujudkan komitmen tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan bahwa sesuai dengan Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat di Papua dan Papua Barat, pihaknya telah menyiapkan berbagai program untuk mengimplementasikan Instruksi tersebut.

"Salah satu langkah yang sedang dan akan dilakukan adalah mentransformasikan Balai Latihan Kerja (BLK). Transformasi ini kami terapkan tidak hanya pada BLK UPTP Kemnaker seperti BLK Sorong, namun juga di BLK UPTD milik pemerintah daerah," kata Menaker Ida dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/9).  


Menaker Ida mengatakan, selain transformasi BLK, pihaknya juga mendorong pembangunan BLK Komunitas di Papua dan Papua Barat. BLK Komunitas ini bertujuan mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat yang jauh dari BLK/LPK yang sudah ada.

"Setiap tahun kami memprioritaskan 25 BLK Komunitas dapat terbangun baik di Papua maupun Papua Barat," kata Menaker Ida.

Ia pun menyatakan bahwa pihaknya telah menugaskan Tim Kemnaker untuk berkoordinasi dengan stakeholders ketenagakerjaan di Papua dan Papua Barat.

Staf Khusus Menaker, Caswiyono Rusydie, menambahkan, untuk mendukung pembangunan BLK Komunitas di Papua dan Papua Barat, Kemnaker akan secara intens berdialog dan berkomunikasi dengan berbagai komunitas di Papua dan Papua Barat.

"Kemnaker akan berkolaborasi dengan komunitas agama dan adat di Papua dan Papua Barat, dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di kawasan Indonesia Timur," ujar Caswiyono.

Selain program peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan vokasi, kata Caswiyono, Kemnaker juga akan menyiapkan program pendukung lainnya.

"Seperti mengembangkan tenaga kerja mandiri, mengembangkan perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan, serta berkolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri untuk penyerapan tenaga kerja," katanya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya