Berita

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam pertemuan dengan US-ASEAN Business Council secara virtual, pada Kamis (2/9)/Net

Dinamika

Menaker Ida Ajak Perusahaan AS Perkuat Kerjasama

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 07:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Jalinan kerja sama Indonesia dengan perusahaan AS yang produktif diyakini akan berdampak pada pembangunan ketenagakerjaan.

Atas alasan itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengajak perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS) di Indonesia terus meningkatkan kerja sama di bidang ketenagakerjaan yang produktif.

Ajakan disampaikan langsung dalam pertemuan dengan US-ASEAN Business Council secara virtual, pada Kamis (2/9).


Menaker Ida dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas investasi perusahaan-perusahaan AS di Indonesia. Dia berharap dampak dan manfaat positif besar dapat dirasakan bagi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Serta peningkatan etos kerja yang lebih profesional," katanya.

Menaker Ida Fauziyah menambahkan, pihaknya sangat terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan AS di Indonesia untuk mengembangkan ekonomi digital.

Dia mengakui, kondisi Covid-19 saat ini mempercepat Kemnaker untuk melakukan inovasi baru dalam pengembangan SDM pekerja, dengan melakukan pelatihan secara blended, yakni menggabungkan pelatihan secara online dan offline.

"Ini tentu butuh dukungan untuk kembangkan infrastruktur yang mendukung proses digitalisasi pelatihan yang ada," kata Ida Fauziyah.

Sebagaimana dalam 9 Lompatan Besar Kemnaker, lanjut Menaker Ida Fauziyah, Kemnaker berupaya mengembangkan sistem pelayanan ketenagakerjaan sebagai ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia.

"Kami akan lead ekosistem ketenagakerjaan ini, dan tentu ini sangat membutuhkan dukungan perusahaan seperti Amazon, Cisco, Oracle, dan lainnya. Saya percaya bapak dan ibu semua akan mendukung upaya yang kami lakukan," ujarnya.

Menaker Ida Fauziyah mengatakan, melalui pertemuan (virtual mission) ini dapat dibangun kerja sama positif antara Kemnaker RI dengan perusahaan-perusahaan AS di Indonesia, dan menghasilkan tindak lanjut yang konkrit bersifat produktif di bidang ketenagakerjaan.

"Saya Minta para Dirjen untuk menindaklanjuti pertemuan ini," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menaker Ida Fauziyah juga berharap dukungan dan kontribusi US-ASEAN Business Council terkait program-program yang dilaksanakan Kemnaker dalam memitigasi dampak pandemi Covid-19, khususnya program diberikan kepada pekerja yang terkena PHK akibat pandemi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya