Berita

Juru bicara aliban Zabihullah Mujahid (tengah) mengatakan Jalur Sutra Baru/AFP

Dunia

Taliban Andalkan Pembiayaan China untuk Bangun Ekonomi Afghanistan

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 21:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh kelompok militan Taliban usai merebut ibukota Kabul dan mendepak pemerintah yang sah adalah bagaimana membawa negara itu bangkit secara ekonomi. Untuk mencapai hal tersebut, salah satu cara yang kemudian ditempuh oleh Taliban adalah dengan merapatkan barisan dengan China.

Jurubicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kepada sebuah surat kabar Italia La Repubblica yang dimuat pada Kamis (2/9) bahwa kelompok itu akan bergantung terutama pada pembiayaan dari China.

Pasalnya, menyusul penarikan pasukan asing dari Afghanistan dan pengambilalihan negara itu oleh Taliban, negara-negara Barat dan organisasi internasional sangat membatasi pembayaran bantuan mereka ke Afghanistan.


“China adalah mitra terpenting kami dan mewakili peluang fundamental dan luar biasa bagi kami, karena China siap untuk berinvestasi dan membangun kembali negara kami,” kata juru bicara Taliban seperti dikutip dalam wawancara tersebut.

Dia menambahkan, inisiatif infrastruktur dengan China yang disebut dengan Jalur Sutra Baru yang dia klaim akan memberikan manfaat bagi Afghanistan.

"(Ada) tambang tembaga yang kaya di negara ini, yang berkat China, dapat dioperasikan kembali dan dimodernisasi. Selain itu, China adalah akses kami ke pasar di seluruh dunia," sambungnya, seperti dikabarkan ulang Al Jazeera.

Pada wawancara yang sama dia juga menyinggung soal hak wanita. Mujahid menegaskan bahwa wanita akan diizinkan untuk melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi dan diperkenankan bekerja di berbegai sektor, seperti keperawatan kepolisian atau sebagai asisten di kementerian. Namun dia mengesampingkan kemungkinan bahwa akan ada menteri wanita.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Nicko Widjaja: Investasi ke TaniHub Bukan Kehendak Pribadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 22:07

Bos BEI Minta Investor Tidak Panik saat IHSG Anjlok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:57

Di Tengah Gejolak Global, Investor AS Tetap Lirik Peluang di Bali

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:56

Pimpinan Baru BGN Fokus Optimalkan MBG ke Daerah 3T

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:36

Istana Beri Sinyal Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:29

Kejagung: Dapur MBG Afiliasi Dadan Cs Tetap Jalan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:22

Legislator PDIP Dorong Kejelasan Skala Prioritas Kurikulum Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Sinergi Polda Sumsel, PTPN IV Optimalkan Sistem Pengamanan Aset Perkebunan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Kepala dan Dua Wakil BGN Baru Dilantik Senin Besok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:17

Sesuai Survei, Kinerja Pertamina Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:13

Selengkapnya