Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sata bersama Panglima TNI tinjau penanganan Covid-19 di Bali/RMOL

Presisi

Warga Tertib Karantina di Isoter, Kapolri Optimis Ekonomi dan Pariwisata Bali Segera Bangkit

MINGGU, 29 AGUSTUS 2021 | 20:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Banyaknya warga Bali yang lebih memilih untuk melakukan karantina di Isolasi Terpadu (Isoter) berdampak positif terhadap penanganan Covid-19. Sebab, di Isoter warga yang terpapar virus corona mendapat penanganan langsung dari tenaga kesehatan (nakes) sehingga mempercepat tingkat kesembuhan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kerja keras Forkompimda Bali sehingga warga tertib pergi ke Isoter untuk menghilangkan paparan Covid-19. Bahkan jumlah pasien  yang dirawat di tempat Isoter paling tinggi untuk skala nasional atau se-Indonesia.

"Jumlah yang di Isoter jauh lebih banyak daripada isoman, jadi yang di Isoter hampir 60 persen yang isoman 25 persen jadi ini angka Isoter terbaik se-Indonesia," kata Sigit kepada wartawan usai meninjau langsung lokasi Isoter di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur Bali, Minggu (29/8).


Dengan begitu, Sigit optimis, laju pertumbuhan virus corona akan semakin dapat ditekan. Sehingga, aktivitas perekonomian masyarakat dan pariwisata di Pulau Dewata sesegera mungkin kembali pulih, setelah terpukul karena pandemi.

“Jadi mudah-mudahan dengan langkah-langkah ini pertumbuhan covid betul-betul bisa dijaga,” tekan Sigit.

Sigit meminta agar Forkompimda Bali mempertahankan hasil kerja kerasnya dalam menekan laju pertumbuhan kasus baru Covid-19 yang saat ini penyebarannya telah mengalami penurunan.

Disisi lain ia mengapresiasi Forkopimda Bali yang telah mengoptimalkan akselerasi program vaksinasi massal.

"Terima kasih vaksinasi sudah berjalan optimal tinggal sisanya bisa diselesaikan di akhir September. Sehingga dosis kedua bisa 100 persen. Sehingga terjadi kelonggaran dan aktivitas ekonomi akan semakin meningkat. Ekonomi Bali kembali semakin baik dan seperti yang diharapkan masyarakat Bali," kata Sigit.

Meski begitu, mantan Kapolda Banten ini mengakui ada beberapa hal yang harus diperbaiki kedepannya. Terutama soal sinkronisasi data antara daerah dengan pusat.

"Jadi mudah-mudahan dengan langkah-langkah ini pertumbuhan covid betul-betul bisa dijaga. Kemudian yang sedang diperbaiki terkait masalah tracing, ada proses sinkronisasi data antara pusat dengan daerah, sehingga kegiatan tracing, testingnya pun bisa dilaksanakan maksimal," pungkas mantan Kabareskrim Polri itu.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya