Berita

Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu/Net

Politik

Bukan Ngomongin Amandemen UUD 45, Kata Masinton Jokowi Bahas Kebangsaan dengan Petinggi Parpol

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sama sekali tidak ada pembahasan amandemen UUD 1945 dalam pertemuan dengan petinggi partai politik koalisi pemerintah di Istana Negara beberapa waktu lalu. Adapun pertemuan tidak lain hanyalah membahas persoalan kebangsaan dewasa ini.

Demikian kata Politikus PDIP Masinton Pasaribu, saat menjadi narasumber dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya bertajuk "Membaca Arah Koalisi Pemerintah" Sabtu siang (28/8).

"Jadi, kemarin itu pasti membicarakan kebangsaan," kata Masinton.


Dia menuturkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selalu menegaskan prinsip di saat pandemi Covid-19 adalah salus populis suprema lex atau keselamatan warga adalah forum tertinggi. Sehingga, pokok pembasahan dalam pertemuan Presiden Jokowi dengan petinggi parpol koalisi di Istana itu soal bangsa.

"Pembicaraan Presiden dan pimpinan parpol membahas persoalan kebangsaan, dan persoalan keselamatan rakyat saat pandemi. Itu jadi prioritas utama," demikian Masinton.

Selain Masinton, narasumber lain dalam diskusi daring tersebut yakni Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Politikus Gerindra Ferry Juliantono, Politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia, dan Peneliti Senior LIPI Siti Zuhro.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya