Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberi pengarahan kepada Forkompimda Kabupaten Merauke, Papua/Ist

Presisi

Kapolri Beberkan Strategi Tekan Lonjakan Covid-19 saat PON XX Papua

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 11:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menpora Zainudin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberikan pengarahan kepada Forkompimda Kabupaten Merauke, Papua terkait kesiapan pelaksanaan PON XX, Sabtu (28/8).

Sigit membeberkan, strategi bagaimana agar lonjakan kasus Covid-19 saat maupun setelah gelaran PON XX tidak terjadi. Karena, kata dia, kasus Covid-19 di Papua telah melandai usai melonjakan pada 8 Agustus yang lalu.

Maka untuk mempertahankannya, diperlukan langkah extraordinary sehingga kasus tidak kembali naik saat PON XX berlangsung.


Langkah luar biasa ini bisa dilakukan dengan menerapakan protokol kesehatan yang ketat bagi atlet, pelatih, offical, tamu undangan dan panitia PON XX yang dilakukan sejak keberangkatan, ketika tiba, dan saat menetap untuk menjalani pertandingan.

Sementara itu, bagi atlet yang akan bertanding wajib melakukan test Covid-19 dua atau tiga hari sebelum menjalani pertandingan.

"Kurangi kontak fisik dengan orang lain selama 14 hari sebelum keberangkatan. Siapkan daftar nama orang yang kontak erat untuk di validasi oleh petugas Covid-19 PB PON XX. Laksanakan protokol kesehatan sesuai rekomendasi Kemenkes, termasuk mengganti masker setiap hari atau masker kain dilapis 2 atau 3," beber Sigit.

Selanjutnya ketika menetap untuk mengikuti pertandingan, Sigit meminta agar melakukan pengawasan ekstra ketat. Diantaranya, membatasi aktivitasi atau hanya sebatas menjalani tugas dan peran. Mematuhi protokol kesehatan yang diatur. Lalu, wajib lapor kondisi kesehatan melalui aplikasi pelaporan kesehatan PB PON XX atau ke dokter kontingen masing-masing.

"Bila dianggap perlu maka akan dilaksanakan tes Covid-19. Akan dilakukan tes Covid-19 secara reguler selama PON berlangsung, sesuai tugas dan peran masing-masing. Jika hasil tes positif maka akan dilakukan isolasi mandiri atau dirujuk ke RS sesuai pedoman Kemenkes. Akan dilaksanakan tracing terhadap kontak erat," pungkas Sigit.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya