Berita

Ketua Umum ICMI, Prof Jimly Asshiddiqie/Net

Politik

Prof Jimly: Organisasi Muslim Perlu Menggerakkan Dunia Usaha Sembari Berdakwah

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 15:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keberadaan organisasi Islam dewasa ini tak hanya sebagai medium untuk berdakwah, melainkan bisa dikembangkan untuk membangun sektor ekonomi.

Seperti yang dilakukan Perhimpunan Saudagar Muslimah Indonesia (Persami), melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, maka dakwah juga bisa dilakukan sembari berbisnis.

"Bidang dakwah ini paling terlupakan. Kita perlu ikhtiar sungguh-sungguh, berkolaborasi dalam takwa dan kebajikan sesuai dengan iklim zaman sekarang,” kata Ketua Umum ICMI, Prof Jimly Asshiddiqie kolaborasi webinar Persami dan Indonesian Women Business Institute (IWBI), Kamis (26/8).


Menurutnya, yang harus dilakukan dalam melaksankan bisnis dan dakwah adalah kolabirasi dan sinergi antaraorganisasi agar dapat menumbuhkan bisnis yang baik.

"Yang harus kita lakukan kolaborasi bukan win and lose, tapi win and win. Ini harus kita pikirkan cara mempraktikkan dunia bisnis," katanya.

Dia menambahkan, pelaku bisnis perlu digerakkan bukan hanya menekankan kebijakan atau policy secara syariah, melainkan menumbuhkan para pelaku usaha baru.

“Karena itu, organisasi Persami penting untuk mengegerakkan dunia usaha yang diprakarsai ibu-ibu, kaum perempuan muslimah untuk memperbanyak pelaku bisnis," tandasnya.

Persami dan IWBI menggelar silaturahmi akbar dengan mengundang sejumlah tokoh besar, baik di Indonesia maupun dunia untuk mengembangkan dunia usaha berbasis syariah.

Dengan mengusung tema 'Peran Pemerintahan Daerah Dalam Peningkatan Produk Unggulan Lokal Menjadi Produk yang Mendunia', acara ini dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa; Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Ketua Penasihat DPN Persami; Ketua Umum ISMI, Prof Ilham Habibie serta beberapa lainnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya