Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno/Net

Politik

Representasi Muhammadiyah Tetap Aman Jika Muhadjir Effendy Diganti Kader PAN

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 14:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo masih belum mengumumkan "hadiah" yang tepat untuk Partai Amanat Nasional (PAN) usai resmi dikenalkan sebagai sahabat baru koalisi pemerintah. Lumrahnya, partai politik koalisi mendapat setidaknya satu kursi menteri.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno, memperkirakan ada tiga pos menteri yang berpeluang besar akan diisi kader PAN.

"Kalau korespondensi historisnya, PAN itu pernah menjadi menteri perhubungan, pernah di PMK atau di Menpan RB, itu paling mungkin (diberikan pada PAN)," ujar Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/8).


Di antara tiga itu, kata Adi, memang paling berpeluang besar PAN mendapatkan kursi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Terlebih untuk mengisi Menpan RB tidak gampang karena ada kader PDIP yang cukup senior dan diperhitungkan.

Selain itu, lanjutnya, Jokowi juga tidak akan mendapatkan masalah lain jika Menko PKM yang kini dijabat Muhadjir Effendy diberikan pada PAN.

Representasi Muhammadiyah tetap aman karena PAN merupakan partai yang identik dengan ormas Islam yang lahir di tahun 1912 tersebut

"Artinya kalau toh Muhadjir diganti, tapi kan representasi Muhammadiyah masih ada," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya