Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu/Net

Politik

Jawaban Said Didu untuk Para Buzzer Soal Utang di Era Jokowi

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 08:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masalah utang Indonesia yang kian menumpuk di era Presiden Joko Widodo tengah menjadi sorotan tajam mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu. Bahkan atas kritiknya itu, kini dia mendapat serangan dari para pendengung di media sosial atau yang lebih dikenal dengan buzzer.

Said Didu melalui akun Twitter pribadinya, Jumat pagi (27/8), pun memberi jawaban kepada para buzzer yang menanggapi kritikannya.

Pertama, Said Didu tidak membantah jika 7 presiden Republik Indonesia, mulai dari Soekarno hingga Jokowi telah menarik utang luar negeri semasa memimpin.


Hanya saja, deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini mengingatkan bahwa jumlah utang luar negeri dari 6 presiden Joko Widodo secara akumulasi hanya Rp 2.700 triliun.

“Yang sekarang sendirian menjadi sekitar Rp 7.000 triliun,” terangnya.

Sementara untuk menjawab opini buzzer bahwa utang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat, Said Didu hanya mengingatkan mengenai bunga atas utang tersebut yang terlampau tinggi.

“Bunga 6 hingga 7 persen yang rakyat harus bayar, akan sejahtera? Silakan ngamuk lagi,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya