Berita

Kondisi mural berisi kritikan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Begini Penampakan Terbaru Mural "Umur Pendek" di TIM

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 17:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mural "Jokowi gagal!" yang terpampang di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat terlihat sudah dihapus.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, Kamis sore (26/8), mural berumur pendek tersebut kini ditutupi dengan cat berwarna putih. Namun bila dilihat dari kejauhan, tampak samar sisa-sisa guratan yang dibuat pada Kamis dini hari itu.

Bila diamati dari kejauhan, gambar seorang pria tambun menggunakan rompi tahanan KPK masih cukup terlihat. Namun tulisan bernada kritikan kepada pemerintah yang sebelumnya tertulis jelas, kini sudah tidak terlihat.


Lokasi mural yang dihapus ini berada di dalam TIM, tepatnya di bagian belakang sisi kanan saat memasuki pintu utama.

Mural tersebut sebelumnya viral di media sosial. Pada mural itu, tertulis kalimat bernada kritikan atas penegakan hukum di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Jokowi gagal!! Cuma di era ini koruptor happy selfi," demikian tulisan di dalam mural sebelum dihapus petugas keamanan setempat.

Keberadaan mural tersebut viral usai diunggah dalam akun Youtube Dompax RedFlag dengan judul "Mural record umur terpendek. Bikinnya dari jam 12 dini hari, pagi jam 06.40 dihapus paksa".

Dalam video berdurasi 2 menit 2 detik, terlihat salah seorang menggambar progres mural tersebut setiap satu jam sekali.

"Progress mural finish pukul 05.08. Perasaan lega karena akhirnya beres," demikian keterangan dalam video tersebut.

Namun pada pukul 05.58, pembuat mural didatangi seorang sekuriti dan meminta mural tersebut dihapus. "Hapus sekarang juga," kata sekuriti yang ditulis dalam video itu.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya