Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Kantor DPP PDIP/Net

Politik

Habiburokhman Lelah Pertemuan PDIP dan Gerindra Selalu Dikaitkan Urusan Pilpres 2024

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 15:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak semua pertemuan tokoh politik kemudian dipastikan membahas soal dinamika elektoral atapun peta koalisi dalam menyongsong Pemilu Serentak 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengakui, ada rasa lelah ketika dimintai komentar soal pertemuan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Alasan kelelahan itu karena pertanyaan yang ajukan terkait dengan pertemuan PDIP dan Gerindra ditarik pada urusan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.


Pengakuan Habiburokhman itu disampaikan saat menjadi pembicara dalam serial dialog Kantor Berita Politik RMOL, Tanya Jawab Cak Ulung bertema "Di Balik Pertemuan PDIP dan Gerindra” pada Kamis (26/8).

"Saya kadang-kadang capek juga, teman-teman seakan membabi buta, ini kan hanya prasangka semua peristiwa politik dikaitkan dengan 2024," kata Habiburokhman.

Diakui anggota Komisi III DPR RI ini, partai politik juga tidak enak hati untuk membahas elektoral saat rakyat dirundung kesusahan di masa pandemi virus corona baru (Covid-19) seperti saat ini.

"Agak repot kita bicara hal-hal teknis soal elektoral tahun 2024 di saat sebagian besar rakyat kita menderita seperti sekarang ini," ujarnya.

"Kenapa kita didorong-dorong, dipaksa-paksa harus selalu membicarakan 2024,?" tandasnya.

Pada acara yang dipandu Redaktur RMOL Angga Ulung Tranggana ini, hadir pembicara lainnya Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya