Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kumpulkan Petinggi Parpol Koalisi, Jokowi Tak Ingin Ditinggal di Tengah Jalan

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 05:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ada banyak hal yang bisa dimaknai dari pertemuan petinggi partai politik koalisi pemerintah di Istana Negara, Rabu sore tadi. Salah satunya yakni Presiden Joko Widodo ingin menagih komitmen agar terus bersatu hingga tiba saatnya Pilpres 2024.

"Jokowi meminta komitmen koalisi yang harus berakhir sampai 2024," kata Direktur Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/8).

Jokowi, lanjut Adib, juga ingin menegaskan komitmen bangunan politik dari partai koalisi, sehingga partai-partai tersebut tidak melakukan manuver atau "belok menyerang" sebelum mencapai garis finish.  


"(Pertemuan itu) saya kira fokus untuk membangun komitmen politik guna melanggengkan kekuasaan sampai 2024," tandas Adib.

Disisi lain menurut dia, terkait penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 yang memang membutuhkan dukungan dari semua sumber daya politik yang ada. Adib meresapi, jika suasana kebatinan Jokowi saat ini melihat koalisinya tidak maksimal khususnya terhadap penanganan pandemi.

"Apalagi di tahun 2022 nanti, saya lihat jangankan di tahun 2022, di tahun ini saja banyak yang tidak konsen di koalisi (Jokowi) tersebut. Banyak yang sudah memikirkan atau lebay menatap Pilpres 2024," ujarnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya