Berita

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin/Repro

Politik

Menkes Akhirnya Ngaku Ada Provinsi yang Minim Mendapat Vaksin Covid-19, Ini Daerahnya

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 20:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kesenjangan akses vaksin bukan hanya terjadi di dunia tapi juga di Indonesia. Hal ini diakui Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat mengikuti rapat dengan Komisi IX DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu siang (25/8).

Budi menyebutkan lima daerah yang paling sedikit mendapat kases vaksin Covid-19 hingga hari ini. Di mana, daerah tersebut tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, Maluku dan Papua.

"Beberapa daerah ang memang agak tertinggal itu ada di bawah, yang paling rendah ada Lampung, Maluku Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, dan Papua," ungkap Budi.


Mengetahui hal tersebut, Budi berkomitmen untuk memperbaiki akses vaksin bagi masyarakat di seluruh bagian Indonesia. Katanya, pihaknya akan berusaha meningkatkan cakupan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 termasuk di lima provinsi tersebut.

Terlepas dari persoalan kesenjanagan vaksin tersebut, Budi menuturkan capaian vaksinasi yang dimulai pada 13 Januari hingga 8 Juli 2021 sudah mencapai 50 juta warga. Dari situ, dirinya kembali mematok target cakupan vaksinasi pada akhir Agustus ini bisa mencapai 100 juta dosis.

"Jadi 50 juta berikutnya kita dapat capai empat sampai lima minggu, sehingga perkiraan kami di akhir tahun bisa mencapai 300 jutaan," tuturnya.

"Sehingga angka 400 juta sesudah ditambah target anak-anak usia 12 sampai 17 kita bisa selesaikan di sekitar Januari-Februari 2022, satu tahun setelah kita laksanakan 13 Januari 2021," demikian Budi.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya