Berita

BEM Nusantara menggelar vaksinasi di Yogyakarta/RMOL

Politik

Gelar Vaksinasi di Yogyakarta, BEM Nusantara Ingin Pembelajaran Kembali Offline

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 17:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara bersama beberapa elemen mahasiswa, kembali menggelar vaksinasi Covid-19 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Daerah Istimewa Yogyakarta.

Koordinator Pusat BEM Nusantara, Dimas Prayoga mengatakan, kegiatan vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan untuk vaksinasi nasional, dengan target herd immunity atau kekebalan komunal.

"Hari ini kita dari elemen mahasiswa menganggap bahwa kegiatan vaksinasi atau gerakan vaksinasi ini adalah bentuk ikhtiar kami, mendukung gerakan vaksinasi nasional guna mencapai herd immunity di kalangan masyarakat terutama mahasiswa," ujar Dimas Prayoga, Rabu (25/8).


Dimas menjelaskan, yang menjadi prioritas untuk vaksinasi adalah seluruh mahasiswa di DIY.

Dia berharap, dengan adanya vaksinasi bisa membentuk ketahanan tubuh mahasiswa, sehingga mempercepat pelaksanaan perkuliahan secara offline dan normal.

"Untuk mahasiswa sendiri hari ini memang menjadi prioritas kami dalam gerakan ini, karena memang target sasaran kita mahasiswa untuk kemudian bisa sesegera mungkin melakukan kuliah secara offline," katanya.

Untuk pelaksanaan vaksinasi di DIY, BEM Nusantara telah berkordinasi dengan kordinator daerah BEM Nusantara Yogjakarta dan telah mendapat dukungan dari seluruh mahasiswa DIY.

"Dalam gerakan kami sejauh ini mengkosolidasi kawan-kawan mahasiswa DIY terkhusus juga melewati korda BEM Nusantara, hari ini teman-teman mahasiswa masih mendukung gerakan vaksin ini," pungkasnya.

Pemerintah gencar melakukan vaksinasi massal untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal dengan target 208 juta orang.

Pemerintah mengusahakan vaksinasi sudah selesai di tahun 2022.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya