Berita

Wakil Presiden AS Kamala Harris dan Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc/Net

Dunia

Wapres AS Kamala Harris Ajak Vietnam Gabung Aliansi Anti-China di Laut China Selatan

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 15:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengajak Vietnam untuk bersama-sama menantang dan melawan intimidasi China di Laut China Selatan.

Ajakan itu disampaikan oleh Wakil Presiden AS Kamala Harris ketika memberikan sambutan dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc di Hanoi pada Rabu (25/8).

"Kita perlu menemukan cara untuk menekan dan meningkatkan tekanan, terus terang, pada Beijing untuk mematuhi Konvensi PBB tentang Hukum Laut, serta menantang intimidasi dan klaim maritim yang berlebihan," tegas Harris.


Pernyataan tajam Harris juga sebelumnya disampaikan oleh wakil presiden perempuan pertama di AS itu ketika memberikan pidato di Singapura pada Selasa (24/8). Ketika itu, Harris menyebut tindakan China di Laut China Selatan merupakan pemaksaan dan intimidasi yang mengancam kedaulatan negara.

Dalam sambutannya di Hanoi, Harris juga menyatakan komitmen AS untuk ikut melindungi Laut China Selatan dengan mengerahkan tambahan Penjaga Pantai AS.

Kunjungan Harris ke Singapura dan Vietnam merupakan upaya AS untuk melawan pengaruh China, dan menekankan komitmen menjamin Indo-Pasifik yang bebas.

Selain itu, Harris juga menggarisbawahi dukungan AS untuk Asia Tenggara yang tidak akan pupus. Itu muncul setelah Washington menarik pasukan dari Afghanistan, yang memicu banyak pertanyaan mengenai komitmen AS terhadap negara lain.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya