Berita

anggota Komisi XI DPR RI fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad/Net

Politik

Satgas BLBI Panggil Tommy Soeharto, Kamrussamad: Genit dan Mencari Sensasi!

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 14:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penanganan dan pemulihan hak negara berupa hak tagih negara atas sisa piutang negara dari dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) maupun aset properti, yang dijalankan Satuan Tugas BLBI, turut memeriksa keluarga Presiden kedua RI, Soeharto.

Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI memanggil Tommy Soeharto untuk menagih utang Rp 2,6triliun yang terkait skandal BLBI, agar bisa dikembalikan ke ke kas negara.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad menilai Satgas BLBI yang dibentuk melalui Keputusan Presiden (Keppres) 6/2021 sedang mencari perhatian dengan membuat sensasi di tengah masyarakat yang saat ini sedang fokus pada penanganan pandemi Covid-19.


"Satgas BLBI genit dan mencari sensasi, ngapain Pemanggilan diposting ditwitter Stafsus Menteri Keuangan. Mungkin Karena sejak dilantik Satgas belum nampak hasil kerjanya," kata Kamrussamad kepada wartawan, Rabu (25/8).

"Rakyat sudah Paham cara kerja pencitraan seperti ini, rakyat perlu kerja nyata dan hasilnya,” imbuhnya.

Legislator dari Fraksi Gerindra ini meminta agar Satgas BLBI bekerja semata-mata untuk rakyat dan tidak menjadikan kasus BLBI sebagai tempat untuk cari panggung.

"Saya himbau satgas BLBI kembalilah ke jalan yang benar, kerja yang benar buat rakyat dan jangan jadikan surat Panggilan sebagai 'Panggung Sandiwara' kejar Obligor BLBI yang sudah merugikan keuangan negara, Puluhan Tahun APBN terbebani akibat BLBI," tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya