Berita

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah/Net

Dinamika

DPR Apresiasi Kemenaker yang Kembangkan Kesempatan Kerja Berbasis Kawasan

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 02:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Anggota DPR Yahya Zaini memberikan apresiasi atas langkah Kemnaker  mencanangkan pilot project pengembangan kesempatan kerja berbasis kawasan sebagai upaya mentransformasikan program perluasan kesempatan kerja, dalam mengembangkan program tenaga kerja mandiri yang efektif untuk memperluas kesempatan kerja secara berkelanjutan.

Lima lokasi pilot project Kemnaker tahun 2021 dengan karakteristik beragam yaitu Kawasan Perhutanan Sosial Teluk Jambe di Karawang (Jawa Barat); Kawasan Agroforestri Dataran Tinggi Dieng di Banjarnegara dan Batang (Jawa Tengah); Kawasan Agroindustri Sei Mericim di Deli Serdang (Sumatera Utara); Kawasan Agromaritim Teluk Weda di Halmahera Tengah (Maluku Utara); dan Kawasan Agrowisata Lido di Bogor dan Sukabumi (Jawa Barat).

"Saya salut dan apresiasi Bu Menteri, karena sudah berhasil mentransformasi perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan. Saya kebetulan dapat informasi dari Rektor IPB, " ujar Yahya Zaini dalam rapat kerja dengan Menaker Ida Fauziyah dan jajarannya di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/8).


Politikus Fraksi Partai Golkar itu memuji jalinan kerja sama perluasan kesempatan kerja antara Kemnaker dengan Kemenkes bersama IPB.

"Ini terobosan luar biasa, patut diduplikasi di 104 kawasan industri yang ada di Indonesia. Kalau bisa, tidak hanya kerja sama dengan IPB, tapi juga dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi lokal yang ada di kawasan industri yang bersangkutan, " kata Ida Fauziyah.

Sedangkan Menaker Ida Fauziyah menyatakan sejak tahun 2020, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan IPB University dalam program bidang pengembangan kompetensi tenaga kerja sektor pertanian, kelautan, dan perluasan kesempatan kerja. Ia meyakini model perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan ini mampu membuka lapangan kerja baru yang lebih efektif.

"Pengembangan usaha terintegrasi ini juga akan dilakukan dari hulu hingga ke hilir yang dapat memungkinkan terjadinya sustainability (keberlanjutan) usaha untuk membentuk sebuah ekosistem perluasan kerja yang efektif dan berkelanjutan.

Menurut Ida Fauziyah, terpenting dalam pengembangan kesempatan kerja berbasis kawasan adalah adanya dukungan lintas sektor dan partisipasi stakeholder di Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi Lembaga Keuangan dan Pihak Swasta.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan IPB University yang telah membantu perencanaan dan akan mendampingi pelaksanaan program yang strategis ini," kata Ida Fauziyah.

Dalam raker yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR, Anshory Siregar (F-PKS), didampingi Nihayatul Wafirah (F-KB), Ida Fauziyah menyebut penanganan pemulangan 129 PMI-Awak Kapal LG dan PMI Bermasalah serta jenazah PMI dari Taiwan, pada Sabtu (21/8).

Ke-129 PMI tersebut terdiri dari 121 PMI yakni 105 Awak Kapal LG dengan kontrak kerja telah selesai perjanjian kerja dan mengalami stranded di perairan Taiwan (hampir 1 tahun), 15 PMIB/WNI overstayer (2 orang ringan), 1 PMIB sakit parah (paru-paru) dan delapan  jenazah terkendala pemulangan karena minimnya penerbangan.

"Penanganan kedatangan total 121 PMI dan delapan jenazah dilakukan sesuai protokol kesehatan. Perawatan PMI ke RS Polri sebagai rujukan dan penanganan PMI ke daerah asal berkoordinasi dengan BP2MI, Pemda setempat dan keluarga PMI, "  kata Ida Fauziyah.

Nihayatul Wafirah memberikan apresiasi kepada Menaker Ida, yang berhasil memulangkan 121 PMI dari Taiwan ke Indonesia. Nini panggilan karib Nihayatul Wafirah mengucapkan rasa syukur ke-121 PMI yang kembali ke Tanah Air tanpa satu pun terkena Covid-19.

"Yang perlu dipikirkan kegiatan purna PMI seperti apa, jangan sampai setelah di Indonesia, yang sudah terbebani  dengan banyaknya korban PHK dan dirumahkan akibat pandemi. Purna PMI harus bisa survive dari sisi ekonomi. Kegiatan purna PMI harus disupport, " ujar politikus Fraksi PKB tersebut.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya