Berita

Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin/Net

Politik

Bantah Cawapres Halusinasi, Novel Bamukmin Tantang Lembaga Survei Ambil Sampel Masa 212

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 19:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin menjawab soal adanya keraguan terhadap dirinya yang mengaku siap mendampingi Anies Baswedan menjadi calon Wakil Presiden untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Novel memastikan bahwa, masa 212 bukanlah sebuah halusinasi. Karena menurut Novel, masa 212 adalah karunia Allah SWT yang terbesar untuk Indonesia semenjak dunia dan manusia diciptakan, baru ada masa bisa berkumpul sampai sebanyak kurang lebih 23 juta pada 2018 lalu.

Aksi 212 merupakan aksi bela Islam yang terjadi berjilid-jilid. Novel mengaku sebagai salah satu orang yang melaporkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Polisi atas penistaan agama.


"Dan masa 212 bisa membuat sejarah penjemputan penumpang terbanyak di dunia yaitu penjemputan IB (Imam Besar) HRS (Habib Rizieq Shihab) dan belum ada sejarahnya juga," ujar Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/8).

Novel pun menanggapi santai adanya pihak yang menganggap bahwa dirinya hanya berhalusinasi menjadi calon Wakil Presiden yang berpasangan dengan Anies Baswedan.

"Ingat bahwa Jokowi bukan dari ketum partai dan juga KH Ma'ruf Amin bukan orang partai, dan saya dkk di ACTA pernah deklarasi PS (Prabowo Subianto)-UAS (Ustaz Abdul Somad) dan kami tahu banget bahwa UAS bukan orang partai juga," kata Novel.

Akan tetapi kata Novel, konsep umara-ulama yang diemban ACTA dicaplok oleh kubu Jokowi yang dianggap panik hingga akhirnya Maruf Amin dipinang sebagai pendamping.

"Dan ternyata hanya untuk meraih masa dan ternyata sampai hari ini hanya menjadi pajangan dinding pemanis bingkai semata sekalinya bicara pakai dalil sesuai pesanan pemodal," kata Novel.

Novel pun mempersilakan lembaga-lembaga survei yang meragukannya dapat mengambil sample terhadap masa 212 untuk dihadapkan namanya dengan nama calon lainnya.

"Kalau mau ambil sample suara di masa 212 maka saya siap dihadapkan dengan nama pencapresan kubu penguasa yang masuk di lembaga-lembaga survei maka saya yakin Insya Allah suara saya yang tertinggi," pungkas Novel.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya