Berita

Sekjen Koalisi Masyarakat Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KoMPAK), Dedi Supratman (kanan)/Repro

Politik

Organisasi Profesi Kesehatan Desak Jokowi Berani Tertibkan Menteri Pembangkang

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 12:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak menertibkan para menterinya agar kebijakan penanganan pandemi Covid-19 bisa membuahkan hasil.

Demikian disampaikan Sekjen Koalisi Masyarakat Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KoMPAK), Dedi Supratman saat menjadi narasumber dalam diskusi daring bertajuk "Suara Nakes Untuk Indonesia" pada Sabtu (21/8).

"Kita tahu bahwa kebijakan antara para menteri itu kan tidak konsisten. Ada yang mendorong pariwisata dibuka, mobilitas masyarakat ditahan tapi dari luar (TKA) tidak ditutup," kata Dedi.


Inkonsistensi kebijakan para menteri di Kabinet Indonesia Maju itulah yang dinilai memicu masyarakat tidak tertib dan mengabaikan aturan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

"Kita butuh presiden tegas menertibkan para menterinya yang bertindak di luar arahan. Masyarakat menghadapi kebingungan," tegasnya.

Selain itu, Dedi juga meminta pemerintah memprioritaskan anggaran pada sektor kesehatan. Sebab menurutnya, anggaran untuk kesehatan masih belum ideal untuk menghadapi pandemi Covid-19.

"Penekanannya ada narasi berikutnya, anggaran agar diprioritaskan lebih kepada penanganan kesehatan. Karena kita lihat secara kalkulasi, anggaran kita ya meningkat, tapi masih belum ideal," pungkasnya.

Selain Dedi, turut hadir dalam acara tersebut yakni Waketum PB IDI Slamet Budiarto, Ketum PPNI Harif Fadilah, Ketum PB IBI Emi Nurjasmi, Ketua IAKMI Ede S. Darmawan, dan Ketum DPP PATELKI Atna Permana.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya