Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Lampu Kuning, Kritik The Economist Jokowi Lemahkan Demokrasi Harus Dicermati Serius

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 19:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Artikel dari majalah ekonomi kelas dunia “The Economist” berjudul “Indonesia’s president promised reform. Yet it is he who has changed” harus dicermati serius.

Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, “Presiden Indonesia menjanjikan reformasi. Namun adalah dirinya yang berubah.”

Selain judul, majalah "The Economist juga memberikan teaser, “Democracy is increasingly enfeebled under Jokowi” atau bila diindonesiakan menjadi, “Demokrasi semakin dilemahkan di bawah pemerintahan Jokowi.”


"Ini lampu kuning. Pandangan asing bisa diikuti bisa diabaikan. Tapi The Economist lembaga think tank prestisius," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengomentari judul majalah tersebut dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (20/8).

Mardani meyakini, judul itu bukan sekadar untuk klikbait atau untuk viral. Bagi dia, pasti ada dasar yang membuat majalah "The Economist" menuliskan judul itu.

"Poin-poin yang disampaikan punya dasar. Dan datanya kuat. Karena itu layak dipertimbangkan," katanya.

Anggota Komisi II DPR RI ini pun berharap agar Presiden Jokowi memiliki kesadaran yang sama bahwa masa depan demokrasi Indonesia kian terancam.

"Ayo Pak Jokowi, demokrasi kita ada pada level bahaya," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya