Berita

Wakil Ketua MPR Rai Jazilul Fawaid/Net

Politik

Pimpinan MPR Yakin Fraksi-fraksi Tidak Mau Buru-buru Bahas Amandemen

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 10:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi-fraksi partai politik diyakini tidak akan gegabah dalam merespons wacana amandemen terbatas UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang disuarakan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Wakil Ketua MPR Rai Jazilul Fawaid mengatakan, dia menyadari bahwa persoalan amandemen bukan hal yang urgent atau mendesak dilakukan saat ini. Sehingga, tidak perlu ada kegaduhan untuk itu.

"Saya melihat kondisi Covid-19, saya yakin semua fraksi tidak akan terburu-buru. Karena yang diharapkan masyarakat itu sekarang ini bagaimana kita semua selamat dari pandemi dan dampak pandemi, urusan amandemen itu bukan urusan yang urgent," kata Jazilul kepada wartawan, Jumat (20/8).


Walau begitu, Wakil Ketua Umum PKB ini menambahkan, bahwa melakukan kajian terhadap pembentukan PPHN perlu dilakukan. Hal ini sebagai bentuk pelaksanaan rekomendasi MPR RI periode sebelumnya.

"Karena ini rekomendasi MPR yang lama dan pimpinan MPR yang baru menyetujui adanya kajian terhadap PPHN, yaitu tetap dilakukan," ujarnya.

Soal bagaimana sikap PKB pada wacana amandemen UUD 1945, Jazilul menegaskan sudah ada arahan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk fokus menangani pandemi Covid-19.

"Dalam bulan-bulan ini PKB sesuai instruksi ketua umum fokus kepada membantu masyarakat menangani pandemi Covid-19, jadi amandemen bukan prioritas," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya