Berita

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat menghadiri Vaksinasi Bersama Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis, 19 Agustus 2021/Ist

Dinamika

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemnaker Vaksinasi Calon Pekerja Migran dan Pemagang Luar Negeri

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 09:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebagai salah satu kelompok yang berisiko tinggi terpapar Covid-19, vaksinasi kelompok buruh, calon pekerja migran Indonesia (CPMI), dan calon pemagang luar negeri (CPLN) merupakan langkah strategis.

Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan bersama BPJS Ketenagakerjaan memulai program Vaksinasi Bersama di kantor Kemnaker, Jakarta pada Kamis (19/8).

Selain Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan, program vaksinasi ini juga merupakan bentuk kolaborasi dengan Disnakertrans DKI Jakarta, dan Binwasnaker & K3 Kemnaker selaku inisiator.


Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menuturkan, vaksinasi ini ditujukan untuk melindungi para pekerja, meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi keparahan penyakit atau risiko kematian, menjaga produktivitas, efisiensi perusahaan, sekaligus juga membantu kepastian status kesehatan mereka ketika mengurus dokumen keberangkatan ke negara tujuan.

"Teman-teman buruh, calon pekerja migran, dan pemagang memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19, maka ini menjadi salah satu prioritas dalam vaksinasi," jelas Menaker Ida.

Ia menyebut, program ini juga sangat penting untuk mengejar target vaksinasi pemerintah, yaitu 2 juta per hari.

"Kita tak berhenti (vaksinasi) hingga mencapai 70 persen. Kemnaker akan konsentrasi sesuai tugas dan fungsinya, bagaimana pekerja, CPMI dan teman-teman pemangangan memperoleh vaksinasi," tambahnya.
 
Menurut Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker Haiyani Rumondang, vaksin yang digunakan untuk progam vaksinasi pekerja/buruh, CPMI, CPLN adalah AstraZeneca. Program vaksinasi dua hari ini menargetkan 500 orang yang dapat memenuhi persyaratan vaksinasi Covid-19 di negara tujuan.
 
"Kami berpesan secara khusus kepada para CPMI dan CPLN untuk selalu menjaga kesehatan dan dapat bekerja secara baik serta tetap mengikuti aturan dari pemerintah di negara tujuan masing-masing," kata Haiyani Rumondang.
 
Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Zainudin, berharap program vaksinasi pemerintah dalam rangka menuju herd immunity bisa segera terwujud.

"Khusus hari ini segmen vaksin menarik, mudah-mudahan dengan vaksin kali ini, teman-teman PMI dan CPLN semakin cepat berangkatnya, semakin lancar prosesnya dan yang penting sehat," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya