Berita

Kantor IMF/Net

Dunia

Ketidakjelasan Situasi Kabul Jadi Alasan IMF Hentikan Bantuan ke Afghanistan

KAMIS, 19 AGUSTUS 2021 | 14:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bantuan keuangan dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk Afghanistan dihentikan setelah Taliban mengambil alih pemerintahan secara de facto.

Dengan pengumuman tersebut, Taliban tidak akan memiliki akses terhadap sebagian besar uang tunai dan stok emas milik Afghanistan.

Sebagaimana diberitakan Tolonews, Kamis (19/8), pengumuman IMF datang di tengah tekanan dari Departemen Keuangan Amerika Serikat, yang memegang saham pengendali di IMF.


AS ingin memastikan bahwa bagian Afghanistan dari alokasi cadangan Hak Penarikan Khusus yang dijadwalkan Senin tidak jatuh ke tangan Taliban.

Sementara itu, Jurubicara IMF menekankan bahwa pengumuman disampaikan karena adanya ketidakjelasan status kepemimpinan di Kabul. Di mana Presiden Afghanistan saat ini melarikan diri ke Uni Emirat Arab.

"Saat ini ada ketidakjelasan dalam komunitas internasional soal pengakuan pemerintahan di Afghanistan, sebagai konsekuensinya negara itu tidak bisa mengakses sumber daya IMF," ujarnya.

Adapun bantuan IMF untuk Afghanistan ini mencakup program pinjaman senilai hampir 400 juta dolar AS yang sudah disediakan. Termasuk akses terhadap cadangan dalam bentuk Special Drawing Rights (SDT).

IMF mengklaim penangguhan ini dipandu langsung oleh pandangan komunitas internasional.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya