Berita

Duta Besar Jerman untuk Afghanistan Markus Potzel/Net

Dunia

Jerman Kirim Utusan ke Doha untuk Bertemu Taliban, Bahas Evakuasi Pekerja Afghanistan

RABU, 18 AGUSTUS 2021 | 15:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Jerman terus berupaya mengevakuasi warga negaranya, selain itu mereka juga ingin membawa serta pekerja lokal Afghanistan yang selama ini bekerja untuk Jerman agar bisa meninggalkan Kabul.

Untuk memuluskan rencananya, Menteri Luar Negeri Heiko Maas pada Selasa (17/8) mengutus Duta Besar Jerman untuk Afghanistan ke Doha untuk melakukan pembicaraan dengan kelompok Taliban.

“(Duta Besar) Markus Potzel telah dikirim ke ibukota Qatar untuk melihat apakah ada kemungkinan bagi para pekerja Afghanistan yang membantu Jerman selama ini, untuk sampai ke bandara Kabul.  Dan bahwa apakah mereka yang telah kami daftarkan untuk dievakuasi dapat diterbangkan ke luar negeri,” kata Maas, seperti dikutip dari Daly Sabah, Rabu (18/8).


Ratusan staf lokal Afghanistan yang bekerja untuk militer Jerman, kementerian, dan organisasi bantuan pembangunan, dilaporkan tidak bisa meninggalkan negara itu dan akses ke bandara ditutup bagi mereka.

Kanselir Angela Merkel berjanji pada Senin untuk membawa Jerman dan staf lokal ke tempat yang aman setelah Taliban menguasai Afghanistan dan pemerintah transisi dibentuk. Dia mengatakan Berlin harus membantu staf Afghanistan yang telah bekerja untuk organisasi Jerman.

“Berlin akan melakukan segala daya kami untuk mengeluarkan orang-orang ini dari negara itu,” kata Merkel.

Pemerintah Merkel menghadapi tekanan kuat karena tidak berbuat cukup untuk membawa para pekerja Afghanistan untuk keluar dari negara yang dilanda perang. Para pekerja itu takut akan nyawa mereka jika mereka tetap tinggal di Afghanistan.

Jerman mengirim tiga pesawat militer untuk mengevakuasi sisa personel diplomatik dan staf Afghanistan pada Senin, tetapi hanya satu yang bisa mendarat karena kekacauan di Bandara Internasional Kabul Hamid Karzai. Pesawat lainnya dialihkan ke negara tetangga.

Menurut data pemerintah, dalam beberapa minggu terakhir, Berlin telah mengevakuasi hampir 2.000 staf lokal dari Afghanistan. Tetapi lebih dari 10.000 masih berusaha melarikan diri, termasuk warga Afghanistan yang bekerja untuk lembaga pembangunan Jerman, organisasi nonpemerintah (LSM) dan media, serta aktivis hak asasi manusia dan pengacara.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya