Berita

Kedutaan Besar China di Kabul Afghanistan/Net

Dunia

Dapat Jaminan Keamanan dari Taliban, Kedutaan Besar China di Afghanistan Berjalan Normal

RABU, 18 AGUSTUS 2021 | 07:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China menjadi salah satu negara yang mendapat jaminan keamanan dari Taliban setelah kelompok itu mengambil alih pemerintahan Afghanistan. Kedutaan Besar China tetap bisa beroperasi secara normal di saat sejumlah negara Barat menarik staf mereka dari Kabul.

Itu terungkap dari informasi yang disampaikan langsung Duta Besar China untuk Afghanistan, Wang Yu, kepada media yang dikelola pemerintah China Global Times, Selasa (17/8). Menurut pengetahuannya, kedutaan besar Rusia, Pakistan dan Iran juga beroperasi.

Duta Besar mengatakan bahwa hanya ada karyawan kedutaan karena keluarga diplomat tidak menemani mereka ke Afghanistan selama bertahun-tahun.


“Kedutaan terhubung dengan dunia luar, meskipun sinyal jaringan sekarang kurang stabil, dan listrik terkadang padam,” katanya, seraya mengatakan bahwa mereka sering mendengar suara tembakan.

“Ada beberapa warga negara China yang tersisa di Afghanistan,” Wang, mencatat bahwa beberapa dari mereka berharap kedutaan dapat membantu mereka kembali ke China sesegera mungkin.

“Karena penerbangan komersial telah ditangguhkan, mereka mungkin harus menunggu sampai penerbangan dilanjutkan,” ujarnya.

Taliban Afghanistan telah menyapu negara itu dalam hitungan minggu dan mengambil alih istana kepresidenan, tak lama setelah pasukan pimpinan AS mundur dari negara tersebut. Video di media sosial menunjukkan helikopter dan pesawat pengangkut berebut untuk mengevakuasi sebagian besar warga AS dan Barat.

Pada awal Juli, pemerintah China telah lebih dulu mengevakuasi 210 warga negaranya dari Afghanistan dengan penerbangan charter ke Wuhan di tengah situasi keamanan yang memburuk.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya