Berita

Kuasa Hukum Ahmad Nasuhi, Redho Junaidi SH/net

Hukum

Usai Jalani Operasi Otak di Singapura, Tersangka Korupsi Masjid Sriwijaya Dikabarkan Hilang Ingatan

SELASA, 17 AGUSTUS 2021 | 22:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Proses hukum dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya berpotensi mengalami hambatan. Sebab, salah satu tersangka, Ahmad Nasuhi, dikabarkan mengalami hilang ingatan.

Kondisi ini dialami tersangka setelah menjalani operasi akibat penyumbatan cairan di bagian otaknya di Singapura.

Hal ini diungkap penasihat hukum Ahmad Nasuhi, Redho Junaidi, yang juga telah melayangkan surat pembantaran penahanan terkait kondisi kliennya.


"Ada cairan di otak, setelah operasi tersebut (Ahmad Nasuhi) sempat mengalami hilang ingatan," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Redho berterimakasih dan mengapresiasi Kejati Sumsel yang tidak menghalangi kliennya yang memang membutuhkan bantuan medis.

"Setelah ini, kami diminta melampirkan copy medical chek up dari klien kami sebagai bahan pertimbangan untuk rujukan dokter klinik dalam Rutan Pakjo,” paparnya.

Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman mengatakan, sah-sah saja jika tersangka Ahmad Nasuhi melalui tim kuasa hukumnya mengajukan pembantaran penahanan.

“Nanti penyidik akan menilai, masuk dalam kriteria apa. Jika penahanan berdampak tidak baik pada tersangka maka penyidik bisa saja mengabulkan pembantaran tersebut,” kata Khaidirman.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya