Berita

Pembentangan bendera Merah Putih berukuran raksasa oleh masyarakat adat Marind Imbuti/RMOLPapua

Politik

Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa, Masyarakat Adat Malind Imbuti Berharap Pemerintah Lebih Perhatikan Nasib Mereka

SELASA, 17 AGUSTUS 2021 | 16:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bendera Merah Putih berukuran besar terbentang di Pantai Imbuti, Kelurahan Samkai, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua, Senin (16/8). Ini merupakan cara masyarakat adat Malind Imbuti dalam merayakan HUT ke-76 Republik Indonesia dan menunjukkan rasa cinta mereka kepada NKRI.

Pembentangan bendera Merah Putih berukuran 10 x 20 meter persegi tersebut pun disambut antusias oleh ratusan masyarakat adat yang hadir di lokasi.

Bunyi pukulan alat musik tradisional Papua dengan mengiringi lagu-lagu adat Marind Anim ditambah sorak gembira anak-anak sekolah dasar yang berjejer di sepanjang bibir pantai semakin menambah hikmat upacara pembentangan bendera raksasa yang telah disiapkan oleh masyarakat adat Marind Imbuti sejak jauh-jauh hari.


Hingga akhirnya tepat pada pukul 14.00 WIT, bendera Merah Putih berukuran raksasa itu untuk pertama kalinya membentang di Pantai Imbuti dan langsung disambut dengan sorak sorai masyarakat yang hadir.

Sambil bercucuran air mata, Ketua Adat Marind Imbuti, Amatus Wanna Gebze, mengaku bangga kepada seluruh masyarakat adat Imbuti atas terlaksananya kegiatan pengibaran bendera Merah Putih berukuran raksasa di wilayah pantai Imbuti.

Ia mengatakan, hal tersebut adalah suatu aksi spontanitas yang dilakukan oleh masyarakat adat Marind Imbuti sebagai ekspresi kecintaan mereka kepada bangsa dan negara Indonesia.

Namun begitu, dirinya sangat berharap kepada pemerintah agar dapat secara konsisten memperhatikan nasib dan masa depan masyarakat Malind Imbuti.

"Tolong perhatikan kami, ke depan kami punya anak-anak agar menjadi generasi yang dihormati dan dapat menjadi masyarakat yang berbakti bagi nusa dan bangsa," ujar Amatus Wanna, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Selasa (17/8).

Ia berharap, apa yang dilakukan oleh suku Marind Imbuti ini dapat dimaknai sebagai wujud rasa cinta mereka terhadap NKRI yang kemudian ditiru oleh seluruh masyarakat.

“Saya sebagai Ketua Adat Marind Imbuti berharap, semoga di usianya yang baru ini masyarakat dapat melakukan yang terbaik untuk negara kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya