Berita

Kuasa Usaha AS untuk Afghanistan Ross Wilson/Net

Dunia

Diplomat AS di Afghanistan Bantah Sudah Tinggalkan Kabul

SELASA, 17 AGUSTUS 2021 | 15:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kuasa Usaha AS untuk Afghanistan Ross Wilson membantah laporan yang menyebutkan bahwa dirinya meninggalkan ibu kota Kabul dengan penerbangan evakuasi setelah Taliban menguasai negara itu. Bantahan tersebut disampaikan Wilson lewat cuitan di akun Twitternya pada Selasa (17/8).

Wilson mengatakan bahwa dia, bersama dengan beberapa anggota staf kedutaan, masih berada di negara itu dan bekerja untuk membantu ribuan warga AS dan warga Afghanistan untuk pergi tinggalkan Afghanistan.

"Bertentangan dengan laporan palsu, staf (Kedutaan Besar AS di Kabul) dan saya tetap di Kabul bekerja keras untuk membantu 1.000 warga AS dan warga Afghanistan yang rentan. Kami melanjutkan keterlibatan di sini. Komitmen kami kepada rakyat Afghanistan bertahan," tulis Wilson di Twitter, seperti dikutip dari Al-Arabiya.


Situasi kacau melanda Afghanistan dalam beberapa hari terakhir ketika Taliban menyapu seluruh negeri dan mengambil alih Kabul akhir pekan ini sementara AS sedang menyelesaikan penarikan pasukan, diplomat, dan warga Afghanistan yang bekerja dengan koalisi selama 20 tahun terakhir.

Kedutaan AS mengatakan akan terus membantu warga yang berusaha meninggalkan negara itu, dan telah mengirim ribuan tentara untuk membantu.

Presiden Joe Biden dalam pernyataan Selasa mengatakan bahwa dia mengizinkan 6.000 tentara untuk dikerahkan ke Afghanistan dalam misi membantu evakuasi.

"Saya telah mengizinkan 6.000 tentara AS untuk dikerahkan ke Afghanistan untuk membantu keberangkatan personel sipil AS dan Sekutu dari Afghanistan - dan untuk mengevakuasi sekutu Afghanistan kami dan warga Afghanistan yang rentan ke tempat yang aman di luar negeri," tulisnya di Twitter. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya