Berita

Personel Densus 88 tengah menggelandang terduga terorisme/Net

Presisi

Densus Tangkap 48 Terduga Teroris Jelang Hari Kemerdekaan

SELASA, 17 AGUSTUS 2021 | 01:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 terus bergerak melakukan upaya preventif strike yakni penegakan hukum sebagai bagian pencegahan terhadap aktivitas teroris di tanah air. Dalam operasi penangkapan yang dilakukan sejak 12 hingga 15 Agustus 2021 atau dua hari sebelum hari Kemerdekaan RI, tim berlogo burung hantu ini berhasil mengamankan 48 terduga teroris di 11 wilayah yang ada di Indonesia.

“Dari ke-48 tersangka yang diamankan terbagi menjadi 2 jaringan kelompok yaitu jaringan JI atau Jemaah Islamiyah sebanyak 45 tersangka dan jaringan media sosial JAD Jemaah Ansharut Daulah sebanyak 3 tersangka,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (16/8).

Ahmad mengatakan, Densus 88 masih melakukan perburuan terhadap lima terduga teroris lain yang teridentifikasi berada di empat Provinsi. yakni Sumatera Utara (Sumut), Jawa Barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim) dan Maluku.


“Saat ini penyidik dari Densus 88 masih terus bekerja, dan terus mengejar tersangka lainnya," tandas dia.

Adapun rincian lengkap inisial 48 orang terduga teroris ditangkap serta wilayah mana saja yang masih ditargetkan melakukan pengejaran.

Dari kelompok Jamaah Islamiyah. Wilayah Sumatera Utara, ada tujuh target yang akan dilakukan penegakan hukum dan telah ditangkap sebanyak enam tersangka. Sehingga sisanya satu tersangka masih dalam pengejaran. Enam tersangka tersebut dengan inisial RS, IH, AK, RA, HA, dan DI.

Kemudin, wilayah Jambi, ada tiga target dan semuanya berhasil ditangkap yaitu DW, HF, dan IR. Wilayah Lampung, ada tujug target, semuanya ditangkap Densus 88. Mereka adalah, AR, SH, IG, SG, FW, JS dan AS.

Wilayah Banten, ada lima target dan semuanya ditangkap oleh Densus 88 yaitu AF, ML, RJ, AS dan MD. Wilayah Jawa Barat, ada enam target, lima diantaranya ditangkap dan satu masih dalam pengejaran. Tersangka yang ditangkap, adalah, FS, US, RH, RS, dan HF.

Wilayah Jateng, ada 10 target dan semuanya ditangkap, yakni MM, WM, FA, BB, NP, MD, LS, KT dan DS dan FS. Wilayah Jawa Timur, ada enam target, dan empat sudah ditangkap. Sedangkan dua masih dalam pengejaran. Keempat yang ditangkap adalah, FM, ADP, ES, dan AP.

Wilayah Sulsel, ada dua target dan ditangkap semuanya. Mereka adalah NS dan HP. Wilayah Maluku ada dua target, satu tersangka ditangkap dan satu masih pengejaran. Yang ditangkap adalah TE.

Wilayah Kalbar, ada satu target atas nama MD. Ia telah ditangkap oleh Densus 88. Sementara dari jaringan media sosial Jamaah Ansharut Daullah (JAD) di Wilayah Kaltim tiga orang dan sudah ditangkap semuanya, mereka adalah, WS, RW dan SU.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya