Berita

Marshal Abdul Rashid Dostum (kiri)/Khaama.com

Dunia

Paling Dicari Taliban, Abdul Rashid Dostum Melarikan Diri ke Uzbekistan

SENIN, 16 AGUSTUS 2021 | 09:36 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Salah seorang tokoh penting dalam operasi menggulingkan pemerintahan Taliban dua dekade lalu adalah Abdul Rashid Dostum. Setelah berhasil mengusir Taliban dari Kabul, Pendiri Partai Gerakan Islam Nasional Afghanistan atau Junbish-e Milli itu menikmati privilege politik.

Ia pernah dipercaya menduduki kursi Wakil Menteri Pertahanan di era Hamid Karzai dan kemudian menjadi Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Afghanistan. Lalu pada periode 2014-2019 Dostum menjadi Wakil Presiden Afghanistan.

Dostum adalah salah seorang politisi Afghanistan yang paling dicari Taliban. Di tahun 2018 dia sempat menjadi sasaran bom bunuh diri Taliban saat baru kembali dari Turki.


Film 12 Strong yang diproduksi tahun 2018 menggambarkan keterlibatan sosok kontroversial ini dalam operasi militer bersama tentara Amerika Serikat untuk mengusir Taliban dari Mazar-i Sharif.   

Media Afghanistan, Khaama.com, kemarin (Minggu, 15/8) melaporkan, Taliban kembali merebut Mazar-i Sharif, ibukota Provinsi Balkh, dalam pertempuran sengit melawan Angkatan Bersenjata Afghanistan.

Setelah Taliban menguasai provinsi di utara yang berbatasan dengan Uzbekistan itu, Dostum dan orang-orang terdekatnya, termasuk Komandan Atta Muhammad Noor, melarikan diri ke Uzbekistan.

Atta Muhammad Noor, seperti dikutip Khaama, menulis di laman Facebook miliknya bahwa dirinya tidak akan pernah menyerah pada Taliban.

Dostum sebelumnya juga mengatakan, Provinsi Balkh adalah pintu Afghanistan dan dirinya tidak akan membiarkannya jatuh ke tangan Taliban.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya