Berita

Pengamat politik Unas, Andi Yusran/Net

Politik

Saling Kritik Terbuka, Indikasi Koalisi Pemerintahan Jokowi Sudah Retak

JUMAT, 13 AGUSTUS 2021 | 22:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Silang pendapat para elite politik yang mendukung Joko Widodo menjadi indikasi bahwa saat ini kondisi koalisi sudah retak.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran melihat sikap kritik Ketua Umum PDIP kepada Luhut Binsar Pandjaitan merupakan bentuk peta persaingan secara terbuka.

Sebab PDIP, sebagai pendukung utama Jokowi merasa tidak diberi ruang yang luas saat pemerintah menangani pandemi virus corona baru (Covid-19).


"Megawati misalnya minta Agar komando dipegang langsung oleh Jokowi, hal itu bisa ditafsirkan bahwa Mega tidak menginginkan lagi Luhut berada di atas panggung," demikian analisa Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/8).

Lebih lanjut, Andi menjelaskan indikasi kabinet Jokowi karena masing-masing partai politik sedang bekerja untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2024.

Atas dasar itulah, partai pendukung Jokowi berani menyampaikan kritikan pada pengelolaan penanganan Covid-19.

Apalagi, banyak menteri di Kabinet Jokowi juga berasal dari partai yang bermacam-macam.

"Kritikan partai pendukung koalisi adalah indikasi jika kabinet sudah mulai retak. Logika ini dibangun atas argumentasi bahwa menteri-menteri umumnya diutus oleh partainya masing-masing," demikian kata Andi.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Muktamar NU: Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:07

Jazzscape: Malam Intim Jazz dari Rooftop Jakarta

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:06

KDKMP Kembalikan Hak Rakyat Secara Fair

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:54

Prabowo Sapa Ribuan Massa Aksi Damai Pendukung Ekonomi Kerakyatan di DPR

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:52

Ketika Ibu Bersatu Padu

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:43

Tak Sesuai Keputusan Presiden, DPR Heran Realisasi Bantuan Pangan Ditunda

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:33

TNI Bantah jadi Penyebab Ledakan Depan Gereja di Intan Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26

BPOM Bali Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, 15 Tersangka Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:04

Pembentukan BUMN Ekspor Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:59

Mercy Barends: Hentikan Kriminalisasi Masyarakat Adat Halmahera Utara

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:55

Selengkapnya