Berita

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono, melakukan pengecekan vaksinasi pengemudi yang akan terlibat dalam penyelenggaraan PON XX Papua, Kamis, 12 Agustus/RMOL

Presisi

Pastikan PON Papua Aman dari Corona, Kakorlantas Tinjau Vaksinasi Pengemudi Dan Penerapan PPKM

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 20:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 di tengah pandemi terus dilakukan. Bahkan, untuk dipastikan berjalan aman dan jauh dari potensi penularan, Polri ikut meninjau langsung proses persiapan yang dilakukan.

Pada Kamis ini (12/8), Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono, melakukan pengecekan langsung ke Papua, khususnya meninjau proses vaksinasi digelar.

Istiono yang hadir didampingi Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono, dan Wakapolda Papua, Brigjen Eko Rudi Sudarto, mengatakan pihaknya mengecek vaksinasi yang dilakukan jajaran Polda Papua.


"Pada kesempatan hari ini kita melihat pelaksanaan vaksin, gerai vaksin yang dilaksanakan oleh Polda Papua. Ini khususnya diperuntukkan oleh kalangan pengemudi, sopir yang ada di sini dan keluarganya," ujar Istiono di Papua, Kamis (12/8).

Kata dia, sedikitnya sudah ada 350 orang yang divaksin dalam kegiatan tersebut. Istiono pun berharap vaksinasi ini dapat membentuk herd immunity masyarakat, terutama di kalangan pengemudi.

Selain itu, lanjutnya, vaksinasi tersebut juga berkaitan dengan penyelenggaraan PON XX Papua dalam waktu dekat. Menurutnya, para pengemudi merupakan unsur utama yang mengendalikan mobilitas.

"PON yang akan dilaksanakan di wilayah Papua, pengemudi ini adalah agen utama, dia mengendalikan mobilitas daripada angkutan-angkutan di wilayah Papua. Ini harus sehat duluan juga. Harus kita perhatikan semuanya," jelasnya.

Usai meninjau vaksinasi, Istiono juga meninjau pelaksanaan PPKM Level 4. Dia menyebutkan ada delapan titik pos penyekatan yang terbagi di dalam kota dan di perbatasan.

"Tadi kita tinjau di lapangan bahwasannya Polda Papua membangun tiga titik pos di perbatasan dan lima titik di dalam kota untuk menjaga mobilitas, supaya pergerakan daripada orang ini betul-betul dapat dikelola secara maksimal untuk mencegah penyebaran Covid-19," jelasnya.

Senada dengan Istiono, Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, vaksinasi kali ini memprioritaskan para pengemudi. Secara keseluruhan, Jasa Raharja telah melakukan vaksinasi terhadap para pengemudi di enam terminal yang ada di Jawa, Sulawesi, dan Papua.

"Dan ini tujuannya adalah betul-betul kita meningkatkan herd immunity masyarakat seluruh lapisan, tanpa melihat siapa pun dan dalam kegiatan inipun kita juga memberikan bantuan sosial adalah bagian dari perhatian kami kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya