Berita

Kedutaan Besar Indonesia di Abuja, Nigeria/Net

Dunia

Asosiasi Duta Besar Nigeria Minta Dubes Indonesia Usra Harahap Kembali ke Jakarta

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 13:03 WIB

Penganiayaan seorang diplomat asal Nigeria berbuntut panjang. Setelah Duta Besar Nigeria untuk Indonesia Usman Ogar dipanggil pulang ke negaranya, kini giliran Dubes Indonesia untuk Nigeria Usra Harahap yang diminta kembali ke Jakarta.

Permintaan tersebut disampaikan Asosiasi Profesi Hubungan Luar Negeri Nigeria pada Rabu (11/8) waktu setempat.

Dikutip dari media lokal, asosiasi yang terdiri dari duta besar yang masih menjabat dan pensiunan itu, mengatakan agar Dubes Indonesia dikembalikan ke Jakarta sampai ada penjelasan mengenai posisi Nigeria dan langkah-langkah pemulihan yang diperlukan.


Asosiasi itu menggambarkan bahwa peristiwa kekerasan yang dialami diplomatnya oleh pejabat Imigrasi Indonesia adalah idak diplomatis dan tidak beradab.

Asosiasi mengatakan akan mendukung deklarasi untuk staf kedutaan Indonesia di Nigeria dengan persona non grata, yang akan menyebabkan penarikan mereka ke Jakarta.
Sebelumnya beredar video viral yang menunjukkan sejumlah oknum petugas imigrasi Indonesia menganiaya seorang warga negara asing, yang belakangan diketahui sebagai diplomat Nigeria.

Pemerintah Nigeria mengutuk keras insiden itu, sementara pihak Indonesia melalui duta besarnya di Abuja telah menyampaikan permohonan maaf.

Menteri Luar Negeri, Geoffrey Onyeama, selanjutnya memanggil utusan Indonesia pada Senin, dan melakukan briefing kepada jajaran Nigeria pada selasa mengenai langkah-langkah selanjutnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya